BPJS Kesehatan Menunggak Terus, DPR: Ini Karena Iuran Macet

<span style="font-size:11pt"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Komisi IX atau Komisi Kesehatan DPR

Komisi IX atau Komisi Kesehatan DPR menanggapi pernyataan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang menyebut pelayanan berlebihan dari dokter sebagai salah satu penyebab defisit BPJS Kesehatan hingga trilyunan rupiah. Anggota Komisi IX DPR Fraksi Demokrat Anwar Hafid menyatakan Komisi XI belum sampai menyasar dugaan pelayanan berlebihan dari dokter sebagai penyebab defisit BPJS Kesehatan. Anwar menambahkan DPR lebih menyoroti data peserta BPJS yang belum dimutakhirkan serta macetnya pembayaran iuran dari peserta sebagai penyebab membengkaknya biaya BPJS Kesehatan. Sementara itu terkait ancaman tunggakan BPJS Kesehatan, Pemkot Balikpapan berencana mengkaji ulang rencana penyaluran dana penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi peserta kelas III. Ini karena banyaknya peserta BPJS Kesehatan yang mengajukan turun kelas ke kelas III karena iuran naik. Sejauh ini data Badan Pusat Statistik menyatakan jumlah penerima bantuan iuran sejumlah 18.000 jiwa dengan anggaran yang harus dukucurkan sebesar Rp 70 miliar per tahunnya. #BPJSKesehatan #DPR #Tunggakan Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru. Media social Kompas TV:
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv
Twitter: https://twitter.com/KompasTV
LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved