Polda Sumut Selidiki Dugaan Pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan

<span style="font-size:11pt"><span style="font-family:Calibri,sans-serif">Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus

Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto menyebut dugaan sementara kematian hakim Pengadilan Negeri Medan bukan karena kecelakaan melainkan dibunuh. Polisi masih melakukan pemeriksaan laboratorium untuk menguji cairan lambung memastikan apa penyebab kematian sang hakim. Polisi juga terus mengumpulkan bukti-bukti dan informasi untuk ditelusuri lebih lanjut. Sebelumnya hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobilnya pada Jumat (29/11/2019) siang. Dalam video amatir yang didapat KompasTV. Posisi jenazah Jamaluddin terlihat berada di bagian tengah kursi mobil. Polisi sejauh ini belum bersedia menyimpulkan penyebab tewasnya hakim Jamaluddin. Mobil milik Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaludin yang tewas masih berada di Kantor Polsek Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara. Polisi masih terus menyelidiki penyebab tewasnya Jamaludin. Sejumlah warga yang ditemui di sekitar lokasi tempat ditemukannnya jamaluddin sempat melihat mobil Jamaludin melintas beberapa kali di lokasi kejadian yang terletak di kawasan kebun sawit Desa Sukadamai, Kutalimbaru, Deliserdang. Polisi mengatakan korban ditemukan terbaring di tempat duduk di belakang sopir. Dari hasil pemeriksaan sementara di bagian tubuh korban belum ditemukan luka dan belum diketahui penyebab meninggalnya korban. Sementara itu Mahkamah Agung menuntut agar polisi mengusut tuntas kematian hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaludin. Berbeda dengan keterangan awal polisi Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Abdulah mengatakan ada luka pada bagian hidung jenazah Jamaluddin. #PoldaSumateraUtara #Pembunuhan #HakimPNMedan Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru. Media social Kompas TV:
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv
Twitter: https://twitter.com/KompasTV
LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved