Staf Khusus Jokowi

Jokowi Tanggapi Cuitan Billy Mambrasar: Kan Sudah Minta Maaf, Masa Baru Dua Minggu Sudah Dibully

Orang nomor satu di Indonesia ini meminta cuitan Billy tidak diperpanjang. Terlebih Billy sudah ‎meminta maaf.

Jokowi Tanggapi Cuitan Billy Mambrasar: Kan Sudah Minta Maaf, Masa Baru Dua Minggu Sudah Dibully
Tribunnews.com/SENO TRI SULISTIYONO
Presiden Joko Widodo memperkenalkan staf khusus barunya yang berasal dari kalangan milenial yaitu peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar (dua kiri) disaksikan stafsus lainnya CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung (kanan) dan pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia (kanan) di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019). Tugas yang diberikan Presiden pada stafsus milenialnya adalah mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang sesuai dengan keahliannya masing-masing. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaklumi ‎ulah Staf Khusus (Stafsus) Milenial, Gracia Billy Mambrasar yang diserang netizen karena cuitannya soal 'kubu sebelah'.

Jokowi bahkan membela sang stafsus. Menurutnya itu adalah hal biasa, karena usia dan semangat muda yang dimiliki Billy.

"Namanya muda-muda ini kan mungkin semangatnya lebih dibanding yang tua-tua. Jadi, kalau berbicara kadang terlalu semangat biasalah. Salah-salah dikit enggak apa-apa lah. Kan sudah minta maaf," tutur Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin (2/12/2019).

Orang nomor satu di Indonesia ini meminta cuitan Billy tidak diperpanjang. Terlebih Billy sudah ‎meminta maaf.

Baca: Usulan Presiden Tiga Periode, Jokowi: Itu Cari Muka dan Jerumuskan Saya

"Buat saya enggak ada masalah. Masa baru seminggu dua minggu (jadi stafsus) langsung dibully," tutur Jokowi.

Jokowi lantas meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada Billy untuk bekerja.

Dengan begitu, Billy serta para Stafsus lainnya bisa terinspirasi memunculkan ide gagasan yang baik untuk kemajuan bangsa.

"Berikan ruang selebar-lebarnya anak muda jadi pemimpin baik, interaksi dengan masyarakat untuk lihat negara ini lebih luas dan betapa beragamnya. Sehingga mereka terinspirasi dan muncul ide-ide gagasan yang baik baru 1 hari 2 hari sudah dikomentari yang enggak-enggak," tegas Jokowi.

Diketahui sebelumnya Gracia Billy Mambrasar, diserang warganet akibat cuitan yang diunggahnya via Twitter dengan akun @kintongbisa pada 30 November 2019.

"Stlh membahas ttg Pancasila (yg bikin kubu sebelah megap2), lalu kerja mendesign kartu Pra-kerja di Jkt, lalu sy ke Pulau Damai penuh keberagaman: BALI! Utk mengisi materi co-working space,mendorong bertambahnya jumlah entrepreneur muda,utk pengurangan pengangguran&angka kemiskinanm" tulis Billy.‎

Baca: Politikus PKS: Keren Pak Jokowi Tolak Ide Presiden Tiga Periode

Penggunaan kata kubu sebelah mendapat respons berbeda dari warganet. Billy merasa apa yang disampaikan tak sesuai dengan maksud hatinya. Dia langsung meluruskan.

"Untuk yg salah mengartikan "KUBU SEBELAH", maksud saya dari KUBU SEBELAH adalah HATERS atau ORANG2 PESIMIS terhadap progress kinerja saya.. Jgn diartikan kubu sebelah seperti lagi jaman Pilpres, TIDAK ADA hubungannya kesitu.. Krn saya tdk bermaksud ke arah situ!," tegas Billy sekaligus menghapus cuitan kata 'kubu' yang digunakan sebelumnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved