Pakar Tata Kota Nirwono Jogo Menilai Anies Baswedan Belum Fokus Urusi Kemacetan Jakarta

Pakar Tata Kota, Nirwono Jogo menilai Anies Baswedan belum fokus mengatasi kemacetan di Jakarta. Nirwono memaparkan cara mengatasi macet di Jakarta.

Pakar Tata Kota Nirwono Jogo Menilai Anies Baswedan Belum Fokus Urusi Kemacetan Jakarta
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (22/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Pakar Tata Kota, Nirwono Jogo menilai, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan belum begitu fokus mengatasi kemacetan dan transportasi di Jakarta.

Ia belum melihat ada kebijakan yang signifikan dari Anies untuk mengurai kemacetan lalu lintas.

Nirwono pun menyebut, ada tiga cara untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta.

"PR yang perlu dikerjakan Anies, satu mengintegrasikan seluruh transportasi massal, baik fisik maupun sistem, ticketing, ini yang belum banyak dilakukan," kata Nirwono dilansir dari kanal YouTube TvOneNews, Senin (2/12/2019).

Selain itu Anies perlu melakukan peremajaan bus sedang dan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi ke pusat kota.

Menurut Nirwono, sistem ganjil genap yang saat ini diterapkan belum cukup efektif mengurai kemacetan.

Pengamat Tata Kota Nirwono Joga
Pengamat Tata Kota Nirwono Joga (KOMPAS.COM)

Nirwono menambahkan, solusinya yakni menggunakan jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP).

ERP adalah sistem skema pengumpulan tol elektronik yang diperuntukan untuk mengatur lalu lintas dengan cara jalan berbayar.

Sistem yang diadopsi dari Singapura ini berfungsi sebagai mekanisme perpajakaan penggunaan jalan guna menguarai kemacetan.

Sebelumnya, Anies mengklaim bahwa tingkat kemacetan di Jakarta telah menurun.

Halaman
1234
Penulis: Rica Agustina
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved