Rencana Nadiem Makarim Hapus UN, Pengamat Pendidikan Sebut Sangat Mungkin Direalisasikan

Mendikbud berencana menghapus Ujian Nasional. Pengamat pendidikan menyebut wacana tersebut sangat mungkin untuk direalisasikan.

Rencana Nadiem Makarim Hapus UN, Pengamat Pendidikan Sebut Sangat Mungkin Direalisasikan
Tribunnews/Jeprima
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim memunculkan wacana penghapusan Ujian Nasional. Nadiem mengatakan, saat ini wacana tersebut masih dikaji. (Tribunnews/Jeprima) 

Darmaningtyas juga menyampaikan, saat ini keberadaan UN sudah tidak relevan lagi.

Pasalnya, kini sistem penerimaan murid baru menerapkan sistem zonasi.

Melalui sistem zonasi, tinggi-rendahnya menjadi penilaian kedua setelah memastikan jarak rumah calon siswa baru ke sekolah.

"Karena kalau memang penerimaan murid baru berdasarkan zonasi, ya Ujian Nasional sudah enggak perlu," kata Darmaningtyas.

Lebih lanjut, ia pun mengatakan tak perlu ada pengganti UN.

"Ya enggak perlu ada pengganti, kan penerimaan murid baru berdasarkan zonasi kok. Untuk apa UN," kata dia.

Anggota Komisi X DPR Sebut Sambut Baik Wacana Penghapusan UN

Menanggapi hal tersebut, dilansir Kompas TV, Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PPP Illiza Sa'aduddin DJamal menyebut pihaknya menyambut baik wacana Mendikbud.

"Wacana yang disampaikan menteri kita, Pak Nadiem, kami menyambut baik dan mendorong itu agar ada kajian secara menyeluruh," ungkap Illiza dalam acara 'Sapa Indonesia Akhir Pekan' yang diunggah dalam kanal Youtube Kompas TV, Sabtu (30/11/2019).

Sebelumnya, Anggota Komisi X DPR itu menyampaikan, wacana penghapusan UN menjadi kesempatan untuk mengevaluasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara menyeluruh.

Halaman
1234
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved