Munas Partai Golkar

Sejumlah Calon Ketua Umum Golkar Mundur Jelang Munas, Airlangga Kemungkinan Terpilih Secara Aklamasi

Selain Bambang Soesatyo (Bamseot), sejumlah bakal calon Ketua Umum Partai Golkar diisukan mundur jelang pembukaan Munas.

Sejumlah Calon Ketua Umum Golkar Mundur Jelang Munas, Airlangga Kemungkinan Terpilih Secara Aklamasi
KOMPAS.com/Achmad Faizal
Adies Kadir 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain Bambang Soesatyo (Bamsoet), sejumlah bakal calon Ketua Umum Partai Golkar diisukan mundur jelang pembukaan Munas.

Ketua Pelaksana Munas Golkar Adies Kadir menyebut, jika sebagai besar bakal calon tersebut mundur, pihaknya membuka kemungkinan pemilihan Ketum Golkar dilakukan secara aklamasi.

"Kalau musyawarah mufakat dan tidak ada calon yang maju, berarti kan otomatis itu aklamasi. Tidak ada pemilihan, aklamasi," kata Adies Kadir saat konfrensi pers jelang pembukaan Munas, di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2019).

Baca: Alasan Bamsoet Mundur dari Pencalonan Ketua Umum Golkar: Saya Tidak Bisa Melawan Nasihat Senior

Adies Kadir menyebut, nama Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto masih calon paling kuat kembali terpilih.

Sehingga, Partai Golkar siap menatap Pilkada serentak 2020 dan Pemilu 2024 mendatang.

"Kita lihat sampai saat ini kan yang calon yang sangat kuat masih Pak Airlangga Hartarto. Kalau Pak Bambang Soesatyo sudah menyatakan mundur demi kepentingan partai, kalau tidak salah alasannya untuk Pemilu 2024 dan Pilkada 2020, beliau menyatakan mundur," ungkapnya.

Baca: Munas Golkar Dijaga Ketat Polisi dan Tentara

"Mudah-mudahan nanti bisa berjalan dengan baik dan bisa aklamasi sesuai musyawarah mufakat," tambahnya.

Meski demikian, Adies menyebut, hingga saat ini masih ada lobi-lobi antar calon ketum yang masih bertahan.

Baca: JK Akui Temui dan Bicara Langsung dengan Airlangga-Bamsoet terkait Posisi Ketum Golkar

Ia mendengar ada beberapa calon yang akan mundur, jelang pembukaan Munas pukul 19.30 WIB.

Halaman
1234
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved