BPIP: Rocky Gerung Hanya Retorika Mencari Panggung

Dia ‎membuat dengan retorika-retorika. Hanya untuk menarik perhatian, mendapat panggung

Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo, saat ditemui Tribunnews, usai menghadiri Dialog Tanya Jawab yang digelar di Kantor BPIP, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo menilai Rocky Gerung sedang beretorika untuk mendapat panggung.

Hal ini disampaikan Romo Benny menanggapi pernyataan Rocky Gerung yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak paham Pancasila.

"Rocky Gerung dalam teori-teori komunikasi, selalu mengatakan hiperbola. Membesarkan sesuatu yang sebenarnya dia tidak paham juga. Tidak ada substansi apa yang dikatakan," ujar Romo Benny, Rabu (4/12/2019).

Baca: Tagar Rocky Gerung Menghina Presiden Trending Twitter, Ini Ucapan Pemicunya Saat Tampil di ILC

"Dia ‎membuat dengan retorika-retorika. Hanya untuk menarik perhatian, mendapat panggung," kata Romo Benny.

Romo Benny meminta publik tidak perlu merespon hal-hal yang tidak substansial karena tantangan ke depan ‎bagaimana mampu mewujudkan kesejahteraan dengan mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kecintaan pada bangsanya.

Untuk diketahui dalam acara ILC TvOne, Rocky mengatakan tidak ada yang Pancasilais.

Rocky turut menyebut Jokowi tidak memahami nila-nilai Pancasila, namun hanya menghapal lima sila dasar negara tersebut.

"Jadi sekali lagi, polisi Pancasila atau Presiden enggak ngerti Pancasila, dia hapal tapi enggak paham. Kalau dia paham dia enggak berutang, kalau dia paham dia enggak naikin BPJS, kalau dia paham dia enggak melanggar UU Lingkungan," tutur Rocky.

Baca: VIDEO Lengkap Rocky Gerung yang Bikin Dirinya Dilaporkan ke Polisi, Benarkah Menghina Presiden?

Romo Benny menambahkan Jokowi sudah memberikan arahan untuk mengamalkan dan membumikan nilai-nilai Pancasila dalam acara Presedential Lecture' Internalisasi dan Pembumian Pancasila, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan dalam program kerja yang dirinya selalu mengandung nilai-nilai Pancasila. Seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, BBM satu harga di Papua, hingga pembangunan infrastruktur.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved