Christianto Wibisono: Sebuah 'Wishful Thinking' Indonesia 2024

Menurutnya, mendalami sejarah klimaks dan antiklimaks kejayaan Bung Karno merupakan pelajaraan berharga bagi elite sekitar Jokowi 2020.

Christianto Wibisono: Sebuah 'Wishful Thinking' Indonesia 2024
Ist
Christianto Wibisono, Founder dan Chairman PT Pusat Data Bisnis Indonesia 

"Jusuf Kalla adalah contoh uniuk politisi berjiwa Lazarus, bisa kalah tersingkir dari jabatan Wapres ke-10 tapi kembali jadi Wapres ke-12. SBY berutung mempertahankan dua periode meski sekarang sangat kehilangan peluang untuk mengorbitkan dinasti putranya ke rute kepresidenan 2024."

Melihat kapada zig-zag sejarah kepresidenan RI, maka 2024 merupakan suatu pertarungan free for all yang sulit ditebak.

"Mungkinkah muncul Presiden ke-8 yang di luar elite yang berorbit sekarang. Adakah peluang munculnya Jokowi versi 2024 seperti waktu Jokowi 2014?" tanya CW lebih lanjut.

Tampaknya dari inventaris politisi yang malang "melintang dalam orbit ring 1 nasional maupun gubernur populer, masih sulit menjatuhkan pilihan pada satu nama, seperti waktu 2012 orang sudah menggunjingkan munculnya Jokowi yang baru menang di Pilgub DKI 2012.

"Salah satu terobosan yang bisa mewakili wishful thinking imajiner, adalah bila AHY dan Grace Natalie mengumumkan merger Partai Demokrat dan PSI menjadi Partai Solidaritas Demokrat Indonesia (PSDI), melakukan suatu rekonsilias nasional berdamai dengan masa lalu. Menyatakan penyesalan dan minta maaf kepada seluruh korban pelanggaran HAM sejak1945, 1965 sampai 1998 dan berjanji tidak akan terulangnya pelangggaran HAM berat semacam itu terjadi lagi di bumi Indonesia."

Pemilihan capres akan dilakukan tetap secara langsung, dan PSDI akan melakukan Konvensi terbuka bagi para capres untuk bersaing secara kesatria, jujur, terbuka dengan pasangan AHY-Grace Natalie dalam Pemilu 2024. Konvensi Partai Solidaritas Indonesia terbuka untuk elite yang diseleksi oleh Panitia Konvensi Capres PSDI. Persyaratan capres-cawapres adalah kriteria kinerja meritokratis global, ungkap CW lebih lanjut.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved