Tanpa Bentuk Tim Seleksi, Jokowi Pilih Langsung Pengganti Ma'ruf Amin dan Mahfud MD di BPIP

Pemerintah tidak membuat panitia seleksi atau tim khusus untuk mencari pengganti Ma'ruf Amin dan Mahfud MD

Tanpa Bentuk Tim Seleksi, Jokowi Pilih Langsung Pengganti Ma'ruf Amin dan Mahfud MD di BPIP
Instagram @fadjroelrachman
Fadjroel Rachman 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah tidak membuat panitia seleksi atau tim khusus untuk mencari pengganti Ma'ruf Amin dan Mahfud MD di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

"Tidak ada (tim khusus) untuk menjaring. Itu semua hak prerogratif presiden untuk menjaring siapa," ucap Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman saat dikonfirmasi, Jumat (6/12/2019).

Fadjroel juga mengatakan, Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri juga belum memberikan masukan nama ke Presiden Jokowi.

Baca: Soal Pernyataan BNN Dibubarkan Saja, Heru Winarko: Kita Bekerja Saja

Baca: Wapres Maruf Amin Telah Memaafkan Habib Jafar Shodiq yang Menghina Dirinya

"Sejauh ini belum ada (masukan dari Megawati). Mungkin ada masukan secara pribadi tapi saya tidak mengetahui‎," ungkapnya.

Lantas apakah nantinya BPIP akan sampai 2020?

‎Fadjroel mengatakan jika melihat presiden yang menganggap pembinaan dan implementasi Pancasila sangat penting tentu itu akan dilakukan.

Diketahui sebelumnya saat memberikan sambutan di acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Megawati meminta Jokowi segera mengganti posisi kosong yang ditinggalkan Ma'ruf Amin dan Mahfud MD karena BPIP kekurangan orang.

"Mohon maaf Pak Presiden, saya sudah sering kali ingatkan. Sampai saat ini tetap belum ada penggantinya Pak Ma'ruf Amin dan Mahfud MD yang naik kelas jadi Wapres dan Menko Polhukam. Kami masih kurang," pinta Megawati.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved