Tanggapi RUU Perlindungan Simbol Agama, DPR: Bukan Hanya Islam tapi Semua Agama

Yandri mengatakan pengusul RUU tersebut yakni Fraksi PKS, PKB, dan PPP telah menyiapkan naskah akademiknya.

Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua Komisi VIII DPR fraksi PAN Yandri Susanto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Agama dan Simbol Agama tidak hanya dikhususkan kepada pemuka agama Islam.

Tapi tokoh agama lain seperti Kristen, Hindu, maupun Buddha juga akan dilindungi.

"Tidak hanya Ustaz, tapi semua simbol agama. Baik Pendeta, Buddha, Hindu semuanya dilindungi. Jadi enggak boleh ada persekusi," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Yandri mengatakan pengusul RUU tersebut yakni Fraksi PKS, PKB, dan PPP telah menyiapkan naskah akademiknya.

Dengan demikian, RUU itu dianggap layak untuk dijadikan sebagai daftar prolegnas yang akan dibahas DPR.

Politikus PAN itu mengatakan, RUU tersebut sama sekali tidak bertentangan dengan konsep warga negara setara di mata hukum.

Yandri menyebut RUU itu lahir dari fenomena yang terjadi selama ini.

Misalnya, adanya dugaan kriminalisasi terhadap penceramah agama.

"Jadi kalau ada dinamika menurut sekelompok warga negara, ada sesuatu hal yang ingin dituangkan dalam sebuah peraturan yang lebih tinggi maka nggak jadi masalah," katanya.

Halaman
12
Berita Populer
Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved