Kasus Novel Baswedan

Polri Sebut Sudah Peroleh Bukti Signifikan Kasus Novel Baswedan: Tidak Lama Lagi Akan Terungkap

Presiden Jokowi memanggil Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk menanyakan perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Polri Sebut Sudah Peroleh Bukti Signifikan Kasus Novel Baswedan: Tidak Lama Lagi Akan Terungkap
KOMPAS.com Garry Lotulung / Kristianto Purnomo
Polri Sebut Sudah Peroleh Bukti Signifikan Kasus Novel Baswedan: Tidak Lama Lagi Akan Terungkap. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk menanyakan perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyedik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Senin (8/12/2019).

Keterangan pertemuan antara Kapolri Jenderal Idham Aziz dan Presiden Jokowi dijelaskan oleh Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal.

"Bertemu dengan Bapak Presiden lebih kurang 20 menit, prinsipnya adalah Bapak Presiden menanyakan penanganan kasus yang menimpa saudara NB," jelas M Iqbal dalam tayangan yang diunggah KompasTV, Senin, (9/12/2019).

Menurut M Iqbal, tim teknis akan terus bekerja secara maksimal untuk segera mengungkap kasus ini.

"Namun esensi yang akan saya sampaikan adalah, detik ini dan sebelumnya dan insyaallah nanti ke depan, tim teknis akan terus bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini," papar M Iqbal.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal (Tribunnews.com/Vincentius Jyestha)

M Iqbal mengungkapkan, pihaknya telah memperoleh petunjuk yang signifikan untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

"Kita sudah mendapatkan petunjuk yang signifikan tentang upaya terungkapnya kasus ini," ujarnya.

Namun, M Iqbal menegaskan alat bukti yang telah mereka miliki tidak dapat disampaikan ke publik.

Karena jika diungkapkan akan mengganggu upaya pengungkapan kasus ini.

M Iqbal menambahkan tidak lama lagi kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan akan segera terungkap.

Halaman
12
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved