OTT KPK di Kepulauan Riau

Gubernur Nonaktif Kepulauan Riau Nurdi Basirun Bantah Terima Uang Suap Penerbitan Izin Reklamasi

Nurdin Basirun, membantah menerima uang suap penerbitan Surat Izin Prinsip Pemanfaatan Laut dan lokasi proyek reklamasi di pesisir Tanjung Playu.

Gubernur Nonaktif Kepulauan Riau Nurdi Basirun Bantah Terima Uang Suap Penerbitan Izin Reklamasi
Tribunnews.com/ Glery Lazuardi
Sidang kasus suap penerbitan Surat Izin Prinsip Pemanfaatan Laut dan lokasi proyek reklamasi di pesisir Tanjung Playu, Batam dengan terdakwa Gubernur nonaktif Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Rabu (11/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur nonaktif Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, membantah menerima uang suap penerbitan Surat Izin Prinsip Pemanfaatan Laut dan lokasi proyek reklamasi di pesisir Tanjung Playu, Batam.

Hal tersebut disampaikan Nurdin Basirun menanggapi keterangan dari Abu Bakar, seorang terdakwa dalam kasus suap tersebut, yang dihadirkan sebagai saksi di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (11/12/2019) siang.

"Saya membantah," kata Nurdin Basirun.

Baca: Jaksa Ungkap Tarif Rp 1,5 Miliar untuk Mendirikan Resort di Kawasan Hutan Lindung Kepri

Setelah mendengarkan keterangan dari Nurdin Basirun, ketua majelis hakim, Yanto, mengonfirmasi kepada Abu Bakar soal pemberian suap kepada gubernur.

"Artinya bahwa terkait uang saudara (Nurdin Basirun,-red) tidak tahu," kata Yanto.

Abu Bakar mengungkapkan uang untuk pengurusan izin itu diberikan kepada Budy Hartono, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau.

"Dia (Abu Bakar,-red) memang bilang untuk pak Budy. Nanti tinggal bilang Pak Budy. Saudara tetap mengatakan Pak Budi (memberikan,-red) untuk pak gubernur," tanya Yanto kepada Abu Bakar.

"Iya," jawab Abu Bakar.

Baca: 2 Anak Buah Gubernur Nonaktif Kepri Nurdin Basirun Didakwa Terima Suap Rp 45 Juta dan SGD 11.000

Untuk diketahui, Gubernur Nonaktif Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, didakwa menerima uang senilai Rp 45 juta dan 11 Ribu Dollar Singapura terkait penerbitan Surat Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang Laut di lokasi lahan laut Piayu Laut, Piayu Batam, Kepulauan Riau.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved