ICW-Perludem Bernafas Lega, MK Kabulkan Pertimbangan Batas Waktu Eks Napi Korupsi Maju Pilkada

Mahkamah Konstitusi menerima pertimbangan permohonan uji materi Undang-undang Pilkada tentang pasal pencalonan mantan narapidana maju Pilkada 2020.

ICW-Perludem Bernafas Lega, MK Kabulkan Pertimbangan Batas Waktu Eks Napi Korupsi Maju Pilkada
TRIBUNNEWS Dany Permana / KOMPAS.com Deti Mega Purnamasari
Mahkamah Konstitusi menerima pertimbangan permohonan uji materi Undang-undang Pilkada tentang pasal pencalonan mantan narapidana maju Pilkada 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) menerima permohonan uji materi Undang-undang Pilkada tentang pasal pencalonan mantan narapidana sebagai kepala daerah.

Permohonan tersebut diajukan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

ICW dan Perludem mengajukan uji materi atas Pasal 7 ayat (2) huruf g Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan kepala Daerah (Pilkada).

ICW dan Perludem menuntut agar mantan narapidana kasus korupsi bisa mencalonkan diri sebagai kepala daerah setelah 2 (dua) siklus Pilkada.

Mengenai hal tersebut MK mengabulkan sebagian tuntutan (permohonan uji materi).

Ketua Majelis Hakim Konstitusi, Anwar Usman, membacakan putusan MK permohonan uji materi pasal pencalonan mantan narapidana sebagai kepala daerah.

"Pertama, bagi mantan narapidana telah melewati jangka waktu 5 (lima) tahun setelah mantan terpidana selesai menjalani pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap."

"Kedua, secara jujur atau terbuka mengumumkan mengenai latar belakang jati dirinya sebagai mantan terpidana."

"Ketiga, bukan sebagai pelaku kejahatan yang berulang-ulang."

"Menolak permohonan para pemohon untuk selain dan selebihnya," jelas Anwar Usman, dilansir siaran tvOne, Rabu (11/12/2019).

Halaman
1234
Penulis: Nidaul 'Urwatul Wutsqa
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved