Pantun Ketua Komisi X DPR untuk Mendikbud Nadiem Makarim

Kementrian Pendidikan dan Budaya menghadiri rapat kerja bersama Komisi X DPR pada Kamis (12/12/2019) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Pantun Ketua Komisi X DPR untuk Mendikbud Nadiem Makarim
TRIBUN/HO/BIRO PERS
Mendikbud Nadiem Makarim (kiri) menyalami Presiden Joko Widodo yang menyaksikan Pentas #PrestasiTanpaKorupsi yang digelar di SMKN 57, Jati Padang, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Drama tersebut diperankan oleh tiga menteri, yaitu Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandi yang tampil bersama komedian Bedu dan Sogi. TRIBUNNEWS/HO/BIRO PERS 

Laporan Wartawan Magang Muhammad Alberian Reformansyah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)  menghadiri rapat kerja bersama Komisi X DPR  hari ini Kamis (12/12/2019).

Saat membuka rapat, Syaiful Huda, Ketua Komisi X DPR secara khusus memberikan pantun kepada  Nadiem  terkait hal yang akan menjadi pembahasan, yaitu penghapusan Ujian Nasional (UN).

Baca: Nadiem Ungkap Alasan Tempatkan Ujian di Tengah Masa Studi: Sekarang Ini yang Dihukum Itu Siswanya

Pantun Syaiful menjadi pembuka rapat kerja tersebut,  mampu menghibur para peserta sidang.

Ada jarum dan ada juga peniti
Jangan ditusuk pastilah luka
Ujian Nasional sudah akan diganti
Mas Nadiem harus jamin lebih sempurna

Pantun sebagai bentuk apresiasi Syaiful terhadap kebijakan penghapusan UN tersebut. Dalam rapat tersebut, Mendikbud akan membahas gagasannya terkait kebijakan penghapusan UN hingga pelonggaran sistem zonasi sekolah.

Baca: Politikus PDIP: Nadiem harus beri Jaminan Kesejahteraan Guru

Rangkaian kebijakan tersebut menjadi 'ronde pertama' Kemendikbud untuk melaksanakan program 'Merdeka Belajar'.

Baca: Kemendikbud Yakin Program Pengganti UN Bangkitkan Semangat Belajar Setiap Hari

Gagasan Mantan CEO Gojek tersebut menuai berbagai tanggapan dari anggota Komisi X DPR. Ada yang mendukung gagasan Nadiem dan berharap segera melaksanakannya, ada juga yang tidak setuju dengan ide Mendikbud.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved