Breaking News:

Hukuman Mati Koruptor

Wacana Hukuman Mati Koruptor, Ma'ruf Amin: Kemungkinan Dihukum Mati Itu dengan Syarat-syarat

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menekankan bahwa hukuman mati tidak dilarang dalam agama untuk kasus pidana tertentu.

Kolase Tribunnews/Kompas/Idham Khalid
Wakil Presiden Maruf Amin bolehkan hukuman mati bagi koruptor. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Presiden Maruf Amin menganggap rencana penerapan hukuman mati bagi koruptor sangat mungkin diterapkan.

Walaupun menuai pro dan kontra, tetapi hukuman mati diperbolehkan.

Bahkan, Maruf Amin menekankan bahwa hukuman mati tidak dilarang dalam agama untuk kasus pidana tertentu.

"Hukuman mati itu memang dibolehkan. Walaupun ada yang keberatan tapi banyak negara membolehkan. Agama juga membolehkan dalam kasus pidana tertentu yang memang sulit diatasin dengan cara-cara lain," jelasnya, dilansir dari YouTube KompasTV, Rabu (11/12/2019).

Lanjut, Maruf Amin mengatakan hukuman mati pada koruptor bisa diberlakukan namun dengan syarat-syarat tertentu dan bersifat sangat ketat.

Ia menjabarkan dengan apa yang dimaksud kasus pidana tertentu, yakni kasus-kasus yang sangat sulit untuk diatasi dan tidak ada jalan lain untuk memberikan efek jera selain hukuman mati.

"Kemungkinan dihukum mati itu dengan syarat-syarat, keadaan Indonesia yang krisis. Jadi ada aturan khusus," ujarnya.

Maruf Amin menilai, hal ini sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku di indonesia.

"Saya kira dalam Undang-undang Tipikor kan memang sudah ada," ungkap Maruf Amin.

Ia menggarisbawahi, hal ini diperbolehkan jika sikap hukum lain sudah tidak dapat menangani dan mengharuskan terpaksa hanya menjatuhkan hukuman mati.

Halaman
123
Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved