Ketua DPR Minta Partai Politik Selektif Usung Calon dalam Pilkada

Puan Maharani angkat bicara mengenai keputusan KPU yang memperbolehkan mantan narapidana kasus korupsi maju dalam Pemilihan kepala Daerah

Ketua DPR Minta Partai Politik Selektif Usung Calon dalam Pilkada
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Ketua DPR RI Puan Maharani di Kawasan Ancol, Jakarta, Jumat, (13/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani angkat bicara mengenai keputusan KPU yang memperbolehkan mantan narapidana kasus korupsi maju dalam Pemilihan kepala Daerah (Pilkada).

Ia megatakan keputusan KPU tersebut sudah sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ya kan UU di MK sudah menyatakan bahwa ada jangka waktu lima tahun bagi terpidana apakah itu terpidana hukum umum atau korupsi untuk jeda masuk dalam politik, jadi kita hormati apa yang menjadi keputusan dari MK,” kata Puan di kawasan Ancol, Jakarta, Jumat, (13/12/2019).

Meskipun demikian Puan menyarankan kepada setiap Parpol untuk mempertimbangkan rekam jejak para Calon Kepala Daerah yang akan diusung.

Baca: Puan Maharani Berharap Wantimpres Jokowi Bisa Beri Pertimbangan Konkret

Parpol selektif dalam mengusung pasangan calon kepala daerah yang akan dipilih rakyat.

“Saya rasa masih banyak orang orang yang masih bisa masuk menjadi calon dan dipilih oleh rakyat untuk maju dalam Pilkada,” katanya.

DPR menurut Puan tidak akan melakukan upaya untuk merubah aturan tersebut.

DPR menghormati apa yang sudah menjadi keputusan MK.

Baca: 13.793 Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS KPU 2019, Download Pengumuman Lengkap di Sini

“Kan sudah ada UU dari MK, saya rasa tidak perlu DPR melakukan itu lagi. Kita hormati apa yang jadi keputusan MK,” katanya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved