Tas Anti Copet Ciptaan Mahasiswa ITB Dapat Penghargaan dari Korea Selatan

Teinspirasi dari kasus pencopetan, dua mahasiswa ITB ciptakan tas anti copet dan dapat penghargaan dari Korea Selatan.

Tas Anti Copet Ciptaan Mahasiswa ITB Dapat Penghargaan dari Korea Selatan
Dok ITB
Dua mahasiswa ITB, Marchio Kevin Abdul Azis dan Intan Nur Amanah menciptakan tas anti copet berteknologi tinggi. 

TRIBUNNEWS.COM – Dua mahasiswa asal Institut Teknologi Bandung (ITB) merorehlan prestasi yang membuat Indonesia bangga.

Mereka adalah Marchio Kevin Abdul Azis dan Intan Nur Amanah yang berhasil menciptakan tas anti copet berteknologi tinggi.

Keduanya terinspirasi dari kasus pencopetan yang marak terjadi pada kondisi penumpang saat berdesak-desakan.

Hal itu berpeluang lebih besar dari pada pencopetan yang dilakukan secara paksa.

Baca: Eks Pemain Timnas Ungkap Borok Pemain Asing di Liga, Termasuk Penyerang Persib Bandung

Baca: Gletser di Puncak Jaya Papua Diprediksi akan Mencair dalam Waktu Kurang dari Satu Dekade?

Marchio Kevin Abdul Azis (EL15) dan Intan Nur Amanah (DP15) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menemukan tas ransel anti copet. Mereka belum lama ini juga meraih Excellence Award, pada Global Capstone Design Competition, E2 Festa 2019, di Songdo, Korea.
Marchio Kevin Abdul Azis (EL15) dan Intan Nur Amanah (DP15) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menemukan tas ransel anti copet. Mereka belum lama ini juga meraih Excellence Award, pada Global Capstone Design Competition, E2 Festa 2019, di Songdo, Korea. (dok ITB)

Oleh sebab itu mereka berpikir tas ransel sebaiknya memiliki sistem pengunci resleting yang hanya bisa dibuka oleh si pemilik saja.

“Caranya dengan tap kartu atau gelang RFID,” ujar Marchio, mahasiswa Teknik Elektro 2015 ITB, Sabtu (14/12/2019) seperti dikutip dari Sonora.id.

Marchio menambahkan, tas yang diberi nama Izzipack ini berbeda dengan tas anti copet yang beredar di pasaran.

Umumnya, tas di pasaran menggunakan pengaman tetapi aksesibilitasnya buruk.

 

Oleh sebab itu, sistem pengunci resleting yang mereka ciptakan didesain sedemikian rupa, sehingga Izzipack memiliki aksesibilitas yang lebih baik.

Mereka mengkombinasikan teknologi dengan karya tas anti copet ini.

BACA SELENGKAPNYA >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Adya Rosyada Yonas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved