Hasil Survei Kalah oleh Achmad Purnomo, Putra Sulung Jokowi Dibela PDIP

Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menilai bahwa hasil survei elektabilitas calon di Pilwakot Solo masih sangat dinamis.

Hasil Survei Kalah oleh Achmad Purnomo, Putra Sulung Jokowi Dibela PDIP
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Putra pertama Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, memberikan pidato politik di depan pendukungnya usai menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Solo 2010 ke kantor DPD PDIP Jawa Tengah, di Semarang, Kamis (12/12/2019). Gibran mendatangi kantor DPD PDIP Jateng dengan dikawal oleh ribuan pendukungnya. TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menilai bahwa hasil survei elektabilitas calon di Pilwakot Solo masih sangat dinamis.

Pernyataan Pacul tersebut merespons hasil riset salah satu lembaga survei yang menempatkan putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di bawah Achmad Purnomo.

Untuk diketahui Gibran mendaftar ke PDIP Jawa Tengah untuk maju di Pilwalkot Solo, sementara itu PDIP Kota Solo telah memiliki calon sendiri hasil penjaringan yakni Achmad Purnomo.

Baca: Bantah Gibran Anak Emas, Politisi PDIP Bahas Fakta Pencalonan: Itu Komentar Orang Enggak Paham

Baca: Rekomendasi PDIP di Pilwalkot Solo akan Diputuskan Megawati

Baca: 218 Anggota Dewan Tak Hadiri Rapat Paripurna DPR

Pacul mengatakan sangat wajar bila Achmad Purnomo memiliki elektabilitas lebih tinggi ketimbang Gibran, pasalnya Purnomo telah bekerja lebih awal ketimbang Gibran.

“Dimana-mana survei bersifat dinamis kalau mas Gibran melebihi pak Purnomo itu baru pertanyaan, itu benerlah, karena pak Purnomo sudah kerja di situ cukup lama. Sudah dikenal, jadi wajar,” kata Pacul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Hanya saja menurut Pacul yang namanya hasil survei pasti dinamis.

Angka tersebut pasti berubah bergantung pada komunikasi yang dilakukan calon dengan pemilihnya.

“Bahwa survei itu bersifat dinamis jadi bagaimana seorang Paslon berdialektika dengan masyarakat yang bisa kemudian akan menimbulkan dinamika dan berujung pada romantika, maka romantikanya itu bisa tunggal,” katanya.

Terkait siapa yang akan diberikan rekomendasi untuk maju dalam Pilwakot Solo menurut Pacul akan diputuskan oleh Megawati.

Termasuk mengenai kemungkinan memasangkan Gibran dengan Purnomo.

Halaman
123
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved