Pemusik Jepang Pertama yang Menghibur Korban Bencana di Pulau Simeulue Aceh Tampil di Museum Tsunami

Pemusik Jepang pertama yang tampil di Pulau Simeulue Aceh berhasil menghibur pelajar dan rakyat setempat tanggal 25 November 2019.

Pemusik Jepang Pertama yang Menghibur Korban Bencana di Pulau Simeulue Aceh Tampil di Museum Tsunami
Foto Minnano Keizai Shimbun
Pemusik Jepang untuk pencegahan bencana dari Kobe "Bloom Works" bersama para pelajar di sekolah yang ada di Pulau Simeulue Aceh. 

Pertunjukan musik tersebut untuk yang kedua kalinya. Pertama kali dilakukan 6 April 2019 lalu di tempat yang sama.

Selain itu rencana kunjungan Kepala Museum Tsunami Aceh ke Kobe tanggal 24, 25 dan 26 Januari 2020 juga akan ditemui Ishida.

"Kalau kita bisa bertemu Kepala Museum Tsunami Aceh senang sekali 25 Januari tahun depan," tambahnya.

Ishida yang seorang vokalis dan gitaris, pemusik Jepang ini merasakan pahitnya terkena bencana alam.

"Apa yang bisa kita bantu pasti akan kita bantu, setidaknya lewat musik supaya dapat menghibur para korban nantinya," ujar Ishida.

Saat penampilan 11 April 2020 direncanakan untuk menampilkan musik Smong yang berasal dari Pulau Simeulue Aceh tersebut.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved