Breaking News:

Penyelundupan Mobil Mewah

Sri Mulyani Kembali Ungkap Kasus Penyelundupan Setelah Temukan Harley Davidson di Pesawat Garuda

Menteri Keuangan, Sri Mulyani kembali mengungkap kasus penyelundupan mobil dan motor mewah yang masuk ke Indonesia yang dikirim melalui Tanjung Priok.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Menteri Keuangan Sri Mulyani- Sri Mulyani Kembali Ungkap Kasus Penyelundupan Setelah Temukan Harley Davidson di Pesawat Garuda 

TRIBUNNEWS.COM -  Menteri Keuangan, Sri Mulyani kembali mengungkap kasus penyelundupan mobil dan motor mewah yang masuk ke Indonesia.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Selasa (17/12/2019).

Pengungkapan ini hasil dari kerja sama antara pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bersama Kementerian Perhubungan, Polri, TNI, serta Kejaksaan. 

Sri Mulyani menjelaskan penyelundupan menggunakan pola kontainer yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

Hingga Sri Mulyani menyampaikan, terdapat 19 mobil mewah hasil penyelundupan yang berhasil diamankan.

Serta 35 motor yang juga hasil tindakan yang melanggar aturan tersebut.

Data yang disampaikan oleh Sri Mulyani merupakan jumlah kendaraan penyelundupan yang hanya ditemukan oleh pihak Bea Cukai Tanjung Priok.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengungkapkan kasus penyelundupan yang di temukan Bea Cukai Tanjung Priok.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengungkapkan kasus penyelundupan yang di temukan Bea Cukai Tanjung Priok. (Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV)

"Penyelundupan menggunakan kontainer masuk melalui Tanjung Priok," ungkap Sri Mulyani.

"Kami sampaikan di Tanjung Priok sampai hari ini jumlah mobil yang diselundupkan adalah 19 dengan jumlah motor adalah 35."

"Itu adalah yang dilakukan dengan menggunakan pola penyelundupan kontainer mobil dan motor mewah masuk ke Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved