Pimpinan Baru KPK

Salam Komando Jadi Simbol Agus Rahardjo Serahkan Estapet Kepemimpinan KPK Kepada Firli Bahuri

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 Agus Rahardjo resmi menyerahkan estafet kepemimpinan KPK kepada Firli Bahuri.

Salam Komando Jadi Simbol Agus Rahardjo Serahkan Estapet Kepemimpinan KPK Kepada Firli Bahuri
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 Agus Rahardjo resmi menyerahkan estafet kepemimpinan KPK kepada Firli Bahuri, Jumat (20/12/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 Agus Rahardjo resmi menyerahkan estafet kepemimpinan KPK kepada Firli Bahuri.

Penyerahan tongkat kepemimpinan KPK dilaksanakan dalam acara serah terima jabatan dan pisah sambut pimpinan KPK di Gedung Penunjang KPK, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2019).

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pakta integritas.

Seluruh pimpinan KPK dan anggota Dewan Pengawas KPK periode 2019-2023 secara bersamaan membacakan Pakta Integritas dan dilanjutkan penandatanganan.

Baca: Dewan Pengawas KPK: Tugas Kami Satu Di Antaranya Jangan Sampai Ada Obral Penyadapan

Setelah seluruh anggota Dewas dan pimpinan KPK jilid V menandatangani pakta intergitas, secara resmi Agus Rahardjo menyerahkan memori jabatan kepada Ketua KPK Firli Bahuri.

Dengan demikian, tongkat kepemimpinan KPK selama empat tahun ke depan dipegang Firli Bahuri Cs.

Agus Rahardjo dan Firli Bahuri tampak melakukan salam komando saat menyerahkan memori jabatan Ketua lembaga antirasuah itu.

Baca: Para Srikandi Milenial Beri Dukungan Kepemimpinan Untuk Firli Bahuri Cs di Gedung KPK

Dalam sambutannya, Agus Rahardjo mengatakan acara serah terima jabatan pimpinan KPK tersebut sangat penting.

"Hari ini kita saksikan serah terima ini, bagi kami, saya pribadi sangat berarti. Karena saya akan momong cucu. Lepas dari itu, baik pimpinan dan Dewas yang hari ini menjabat, sebagaimana kita ketahui UU baru, kita harus optimis tidak boleh pesimis," ujar Agus.

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved