100 KM dari Palembang ke Mesuji Tak Ada Exit Tol dan Rest Area, Berikut Imbauan Kakorlantas Polri

Korlantas Polri akan melakukan langkah-langkah antisipasi guna memudahkan pengguna jalan yang akan melintasi kawasan Palembang menuju Mesuji.

100 KM dari Palembang ke Mesuji Tak Ada Exit Tol dan Rest Area, Berikut Imbauan Kakorlantas Polri
Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono meninjau kesiapan personel Polri menjelang arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (16/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan tak ada exit tol maupun rest area di 100 kilometer dari Palembang menuju Mesuji. Hal ini menjadi perhatian pihak Korp Lalu Lintas.

Istiono menyampaikan pihaknya akan melakukan langkah-langkah antisipasi guna memudahkan pengguna jalan yang akan melintasi kawasan tersebut.

"Patroli akan kami tingkatkan. Karena ada area blankspot dimana tidak ada sinyal, maka kami minta provider agar melakukan penguatan sinyal di sana. Sehingga jika terjadi apa-apa bisa ditangani secara cepat," ujar Istiono, di NTMC Polri, Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Baca: Besok, Tol Cikampek KM 70 hingga KM 414 Berlaku Satu Arah

Baca: Kronologi Penikaman Anggota Polisi Oleh Pemalak Yang Sedang Beraksi

Baca: Dipergoki Sedang Peras Sopir Truk Tukang Palak Tikam Anggota Polisi

Demi mengantisipasi kekurangan bahan bakar minyak (BBM), Istiono turut mengingatkan para pengguna jalan untuk mengisi BBM hingga penuh sebelum memasuki tol.

Pasalnya, kata dia, rest-rest area tidak memiliki cukup BBM untuk meng-cover semua bahan bakar pengguna jalan yang melintas.

Selain itu, jenderal bintang dua tersebut mengatakan kepolisian akan berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait untuk turut mensosialisasikan imbauan-imbauan kepada masyarakat.

"Kemudian kartu tolnya jangan sampai habis atau kekurangan saldo, itu akan jadi masalah sendiri. Karena itu dilakukan langkah-langkah seperti sosialisasi kepada masyarakat," kata dia.

"Nanti sosialisasinya antara lain dari Hutama Karya selaku penanggung jawab tol. Dari kepolisian dan juga Pertamina juga menginformasikan dan melayani tentang BBM," tandasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved