Sesaat Sebelum Tewas Tertabrak Kereta Bareng 6 Saudaranya, Martinah Tunjukkan Gelagat Aneh

Martinah (57) tewas tersambar kereta di perlintasan sidang Jalan Raya Bosih, Kelurahan Wanasari, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/12/2019).

ist
Korban kecelakaan di perlintasan Kereta Api Cibitung, Jalan Raya Bosih Rt.01/25, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi berada di ruang perawatan RSUD Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Martinah (57) tewas tersambar kereta di perlintasan sidang Jalan Raya Bosih, Kelurahan Wanasari, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/12/2019).

Saat itu Martinah dan suaminya Sugianto alias Yanto (54) tengah menumpangi mobil Daihatsu Sigra.

Tak cuma berdua, Martinah dan Yanto juga bersama kelima saudaranya, Bahrudin (51), Didit (12), Yanda (32), Santi (30) serta Syarifudin (49).

TONTON JUGA

Ketujuh orang tersebut baru saja pulang dari rumah kerabat mereka Firmansyah di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Ditemui awak media, Firmansyah menjelaskan maksud kedatangan ketujuh saudaranya itu adalah untuk menjenguknya yang tengah sakit.

Sesaat sebelum peristiwa nahas itu, Firmansyah mengaku melihat gelagat aneh dari sang kakak, Martinah.

Namun mulanya Firmansyah mengatakan sempat mencegah saudara-saudaranya itu untuk pulang.

"Sudah saya tahan, enggak boleh pulang karena di sana (Jalan) ramai kalau malam Minggu. Cuman ya memang ingin pulang, enggak bisa ditahan," kata Firmansyah di Matraman, Jakarta Timur, Minggu (22/12/2019).

Raffi Ahmad Alami Kecelakaan Saat Main Ski di Swiss, Suami Nagita Slavina: Kita Salah Sedikit Mati

TONTON JUGA

BACA SELENGKAPNYA >>>

Sumber: TribunJakarta
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved