Apresiasi Perkembangan Wisata, 5 Pemerintah Kota/Kabupaten Terima Trisakti Tourism Award

Ajang itu diikuti 60 peserta kemudian terpilih 40 nominator dan ditetapkan 15 pemenang yang melibatkan dewan juri yang kompeten dan professional.

Apresiasi Perkembangan Wisata, 5 Pemerintah Kota/Kabupaten Terima Trisakti Tourism Award
Tribunnews.com/Yulis Sulistyawan
Foto ilustrasi: Lokasi wisata Sawah Terasering Jatiluwih atau Jatiluwih Rice Terraces yang berada di Kabupaten Tabanan Bali. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak lima pemerintah kota/kabupaten menerima penghargaan /Trisakti Tourism Award. Pemberian penghargaan diberikan di Hotel Sahid Jaya Jakarta. Minggu (22/12/2019) malam.

Ketua Yayasan Kusuma Pertiwi, Wiryanti Sukamdani, ketua penyelenggara Trisakti Tourism Award, mengatakan acara itu digelar untuk mewajukan destinasi pariwisata di Indonesia.

"Indonesia merupakan negara yang kaya akan potensi wisata yang memiliki keindahan alam nusantara yang tidak terhingga yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Kita sudah sepatutnya bangga tinggal di negeri ini," kata dia.

Ajang itu diikuti 60 peserta kemudian terpilih 40 nominator dan ditetapkan 15 pemenang yang melibatkan dewan juri yang kompeten dan professional.

Dewan juri seperti Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2011-2014 Sapta Nirwandar, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa boga Indonesia (APJI) Rahayu Setiowati, Pakar Etika dan Budaya Ayu Dyah Pasha, CEO Panorma Group Budi Tritawisata dan CEO Markplus Hermawan Kartajaya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan mendapatkan penghargaan Trisakti Tourism Award 2019 untuk kategori wisata warisan budaya.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengucapkan rasa syukur karena daerahnya dianugrahi warisan wisata budaya yang dikenal oleh dunia seperti Jatiluwih, Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan. 

"Untuk warisan budaya yang diangkat memang Jatiluwih, karena Jatiluwih merupakan world heritage yang ada di Bali khususnya di Tabanan, dan menjaga word heritage itu tidak mudah, bagaimana kita bisa menyeimbangkan yang namanya budaya dengan masyarakat sekitarnya termasuk kesejahteraan ekonominya," ujarnya.

Selama mengembangkan sektor pariwisata, Bupati Eka terus melakukan berbagai macam inovasi seperti penyelenggaraan festival rutin tahunan, pembinaan terhadap masyarakat sampai promosi ke tingkat nasional dan Internasional.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved