Natal 2019

Wakil Presiden Berharap Semua Pihak Dukung Kenyamanan dan Keamanan Perayanan Natal

Maruf Amin, berharap, perayaan ibadah Natal 2019 berlangsung secara khusuk, damai, dan nyaman dilaksanakan dan dirasakan seluruh umat Nasrani.

Wakil Presiden Berharap Semua Pihak Dukung Kenyamanan dan Keamanan Perayanan Natal
Rina Ayu
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden RI, Maruf Amin, berharap, perayaan ibadah Natal 2019 berlangsung secara khusuk, damai, dan nyaman dilaksanakan dan dirasakan seluruh umat Nasrani di seluruh tanah air.

Maruf Amin meminta semua pihak untuk menjaga kerukunan dan toleransi.

"Karena itu berbagai pihak, terutama aparat keamanan dan kepolisian serta seluruh masyarakat sebagai saudara sebangsa harus mendukung terhadap kenyamanan dan keamanan pelaksanaan perayaan ibadah natal dari saudara kita umat Nasrani tersebut," kata Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi
dalam keterangan yang diterima, Selasa (24/12/2019).

Baca: Pohon Natal dari Botol dan Kantong Keresek Jadi Primadona di Gereja Santa Clara

Maruf Amin pun meminta agar kebijakan Mendagri yang dikirim dalam bentuk surat atau telegram bisa dilaksanakan seluruh Pemda di tanah air.

"Isinya antara lain memerintahkan agar aparat Pemda dapat menjaga suasana kondusif atas pelaksanaan perayaan ibadah Natal bagi saudara kita kaum Nasrani agar ditindaklanjuti masing-masing Pemda setempat," katanya.

Begitu juga dengan Pemda Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung, Sumatera Barat, Wakil Presiden berharap pemerintah setempat mencari solusi umat Nasrani di wilayah tersebut bisa melakukan ibadah Natal.

"Hendaknya Pemda Dharmasraya dan Sijunjung segera bertindak mencari solusi bagi umat nasrani setempat agar mereka dapat merayakan ibadah natal di tempat masing-masing secara khusuk dan aman," katanya.

Baca: Resep Bolu Gulung Yule Log yang Mudah dan Simpel, Cocok jadi Hantaran Natal

Menurut dia, solusi yang diambil Pemda Dharmasraya dan Sijunjung harus sudah terlebih dahulu diambil dalam bentuk kesepakatan bersama dengan para tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sekitar.

"Sehingga, jika umat nasrani merayakan ibadah natal di tempat masing-masing kabupaten (Dharmasraya dan Sinjunjung) tidak menimbulkan kegaduhan dan masalah baru," katanya.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved