Jumat, 29 Agustus 2025

Erick Tohir Bicara Peluang Sandiaga Uno Masuk BUMN: Tak Mungkin Sandi Melepas Gerindra

Menteri BUMN Erick Tohir mengaku tak akan menggandeng mantan Sandiaga Uno untuk masuk di kementeriannya.

Penulis: Nidaul 'Urwatul Wutsqa
Editor: Daryono
Instagram @Ericktohir
Erick Tohir Lelang 6 Jabatan di kementerian BUMN 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri BUMN Erick Tohir mengaku tak akan menggandeng Sandiaga Uno untuk masuk di kementeriannya.

Erick dan Sandiaga diketahui telah berteman sejak lama. 

"Kebetulan Sandi salah satu teman yang dekat, sering tukar pikiran," kata Erick Tohir, dilansir dari Youtube Talkshow TVOne.

Sebagai Menteri BUMN, Erick Tohir mengaku tidak akan menggandeng Sandiaga dalam struktur kementerian BUMN.

"Diskusi saja, karena kan posisi di BUMN nggak boleh melekat di full partai," ujarnya.

Menurutnya, Sandiaga Uno tidak mungkin melepas jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum Gerindra untuk sekedar menjabat di kementerian BUMN.

"Sandi itu kan sekarang wakil ketua umum. Saya rasa tidak mungkin lah dia akan melepas Wakil Ketua Umum Gerindra untuk sekedar misalnya posisi komisaris gitu," papar Erick.

Sementara itu ia mengatakan ke depannya akan sering mengajak Sandiaga untuk berdiskusi.

Ia mengaku memerlukan kontribusi pemikiran dari Sandiaga terutama di bidang keuangan.

"Nggak ada salahnya kita tuker pikiran," kata Erick Tohir.

Namun, lebih lanjut ia menjelaskan bahwa tidak hanya Sandiaga yang akan ia ajak untuk bertukar pikiran.

Figur-figur selain Sandiaga tersebut antara lain, mantan Menko Perekonomian Chairul Tanjung dan Arifin Panigoro seorang pengusaha minyak asal Gorontalo yang kerap dijuluki "Raja Minyak Indonesia".

Erick Thohir Tawarkan Jabatan BUMN ke Sandiaga Uno Secara Langsung

Dilansir dari tayangan Mata Najwa, Rabu (4/12/2019), Erick Tohir menawarkan kepada Sandiaga Uno untuk menjabat di salah satu posisi penting dalam BUMN.

Tawaran tersebut ia utarakan langsung kepada Sandiaga Uno dalam acara Mata Najwa.

Kepada Sandiaga Uno, Erick Thohir menawarkan jabatan untuk mengurusi dana pensiun.

"Salah satu expert dari Sandi ini kan keuangan. Saya juga bisa dapat advice dari dana pensiun. Mungkin ini akan jadi challenge yang sangat berat ke depan. Karena sistem pengelolaannya yang belum baik," ucap Erick Thohir.

Menurut Erick, Sandiaga Uno sangat ahli dalam bidang keuangan.

Erick pun mendadak menyalami Sandiaga Uno setelah ia melontarkan tawarannya tersebut.

Sandiaga pun merespon tawaran Erick, ia mengaku siap jika memang dipercayai untuk menjabat di BUMN.

"Saya, kalau urusan membantu negara, apapun kapasitasnya tentu harus kita lakukan," ungkap Sandiaga Uno.

Di sisi lain, sebelumnya Erick mengaku sangat dekat dengan Sandiaga Uno.

Erick Tohir mengenal dan berteman akrab dengan Sandiaga sudah sejak SMP.

Sandiaga Uno Siap Bantu BUMN

Sebelumnya nama Sandiaga Uno sempat diisukan masuk bursa direksi korporasi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Ia kabarkan bahwa Menteri BUMN Erick Tohir menawarinya menjadi pimpinan BUMN yang bergerak di bidang asuransi.

Namun, Sandiaga mengungkapkan ketidakterlibatannya saat ini dalam pemerintahan.

Dirinya justu lebih memilih untuk berkontribusi di luar pemerintahan dengan terlibat langsung di tengah-tengah masyarakat.

Kendati demikian, dirinya akan tetap bersedia untuk membantu Erick dalam membesarkan dan menyelesaikan persoalan-persoalan BUMN.

"Saya sampaikan, saya akan membantu beliau dan kehormatan kita bisa berkontribusi kepada bangsa dan negara. Namun bukan kapasitas pimpinan perusahaan, direksi, atau komisaris," kata Sandiaga usai menghadiri Mukernas V PPP di Hotel Grand Sahid Jaya, Sabtu (14/12/2019), dilansir dari Kompas.com.

Ia pun menyampaikan kerap bertukar pikiran dengan Erick melalui aplikasi layanan pesan singkat.

Hingga kini, keduanya pun juga belum ada bertatap muka langsung.

Senada dengan pernyataan Erick Tohir, Sandiaga juga mengatakan tak mungkin untuk masuk ke BUMN.

Sebab kini dirinya berstatus sebagai kader Partai Gerindra.

"Tentunya BUMN itu harus bebas dari benturan kepentingan, harus bebas dari kepentigan yang mungkin bisa dianggap sebagai kepentingan partai-partai," kata Sandiaga yang merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra itu.

(Tribunnews.com/Nidaul 'Urwatul Wutsqa)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan