Kasus Novel Baswedan

Soal Kasus Penyerangan Novel Baswedan, Pakar Hukum Pidana: Apakah Korban Bisa Memastikan Pelakunya?

Pakar Hukum Pidana, Chudry Sitompul memberi tanggapannya terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Soal Kasus Penyerangan Novel Baswedan, Pakar Hukum Pidana: Apakah Korban Bisa Memastikan Pelakunya?
KOMPAS.com GARRY ANDREW LOTULUNG / RYNA ARYADITA UMASUGI
Pelaku penyerangan Novel Baswedan dan Novel Baswedan 

TRIBUNNEWS.COM - Pakar Hukum Pidana, Chudry Sitompul memberi tanggapannya terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Diketahui dalam kasus penyerangan Novel Baswedan ini, polisi sudah menangkap dua orang pelaku berinisial RB dan RM.

Membutuhkan waktu 2,5 tahun untuk polisi bisa menangkap pelaku penyerangan Novel Baswedan tersebut.

Sehingga Chudy Sitompul menyebut pengungkapan kasus Novel Baswedan ini memang sulit.

Alasannya, ia menyebut dalam kasus ini terkait bukti dan saksi mata terbilang minim.

"Ini pengungkapan yang memang sulit, karena bukti dan saksinya sangat minim sekali," ujar Chudry saat dihubungi Metro TV, Minggu (29/12/2019), dikutip dari YouTube metrotvnews.

Selain itu, ia juga memberi apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah mengungkap pelaku penyerangan Novel Baswedan.

"Dengan ditangkapnya ini, kita juga beri apresiasi pada Polri akhirnya terungkap," jelasnya.

"Itu juga merupakan suatu pekerjaan yang sulit saya rasa," lanjut Chudry.

Kemudian, untuk pengungkapan di proses pengadilan, ia juga menilai pengungkapan kasus tersebut akan sulit.

Halaman
123
Penulis: Nuryanti
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved