Kasus Jiwasraya
PKS Dukung Pembentukan Pansus Jiwasraya
Tak hanya dari Indonesia bahkan Warga Negara Asing (WNA) menjadi korban gagal bayar polis perusahaan Jiwasraya.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan partainya mendukung pembentukan panitia khusus (pansus) Jiwasraya.
Ia menyebut permasalahan jasa asuransi itu telah memakan banyak korban.
Tak hanya dari Indonesia bahkan Warga Negara Asing (WNA) menjadi korban gagal bayar polis perusahaan Jiwasraya.
"PKS setuju, sangat mendukung. Bahkan sudah dua hari ini ketua fraksi PKS menyampaikan setuju dan mendukung pembentukan pansus Jiwasraya gate. Karena kerugiannya sangat besar, di atas Rp13,7 triliun," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/12/2019).
Ia mengatakan dibentuknya Pansus untuk mengusut tuntas permasalahan Jiwasraya, termasuk aliran dana nasabah.
Baca: Gerindra Tunggu Sikap PKS Terkait Posisi Wagub DKI Jakarta
Baca: Wakil Ketua DPR Sebut Dua Komisi Minta Audit Jiwasraya
Baca: Soal Kasus Jiwasraya, Pimpinan KPK Jilid V Sindir Kinerja Agus Rahardjo Cs
Hidayat optimis fraksi partai politik lain di DPR juga akan mendukung pembentukan Pansus Jiwasraya.
"Saya sudah membaca pernyataan dari beberapa politisi, dari Gerindra Pak Fadli Zon menyatakan setuju, dari PKB Pak Marwan Jafar menyatakan setuju, dari PDIP juga ada yang menyatakan setuju," ujarnya.
"Demikian juga dari Demokrat Pak Didi Irawadi juga menyatakan setuju. Ketua fraksi PKS Pak Jazuli Juwaini juga menyatakan setuju untuk pembentukan Pansus supaya ini bisa dibongkar tuntas, sehingga komitmen kita sekaligus penegakan hukum dan DPR dalam kontrol dan pengawasannya untuk bisa pemberantasan korupsi bisa diwujudkan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wakil-ketua-mpr-ri-hidayat-nur-wahid-kunjungi-redaksi-tribun_20191218_194115.jpg)