Prakiraan Cuaca

BMKG: Peringatan Dini Potensi Hujan Lebat di Tahun Baru Besok, Rabu 1 Januari 2020

Simak peringatan dini yang dirilis oleh BMKG berkaitan dengan potensi akan adanya hujan lebat di tahun baru pada Rabu (1/1/2020) besok.

BMKG: Peringatan Dini Potensi Hujan Lebat di Tahun Baru Besok, Rabu 1 Januari 2020
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Cuaca Ekstrem - Simak peringatan dini yang dirilis oleh BMKG berkaitan dengan potensi akan adanya hujan lebat di tahun baru pada Rabu (1/1/2020) besok. 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi hujan lebat di seluruh wilayah Indonesia.

Peringatan dini yang dirilis oleh BMKG ini akan mulai berlaku pada Rabu (1/1/2020), besok.

Melalui peringatan dini yang dirilis melalui bmkg.go.id, beberapa wilayah juga berpotensi hujan disertai angin dan kilat/petir.

Hal ini dikarenakan massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah Sumatera bagian tengah dan selatan, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Awan mendung menyelimuti kawasan kota Medan, Sumatera Utara, Senin (19/9/2016). Menurut prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Medan, cuaca ekstrem akan terjadi di sepanjang bulan September dan puncaknya di bulan Oktober 2016 dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Awan mendung menyelimuti kawasan kota Medan, Sumatera Utara, Senin (19/9/2016). Menurut prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Medan, cuaca ekstrem akan terjadi di sepanjang bulan September dan puncaknya di bulan Oktober 2016 dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN/Riski Cahyadi)

Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat, terdapat di wilayah Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Papua.

Sirkulasi siklonik terpantau di Perairan barat Sumatera (925/900mb) dan Samudera Hindia selatan Jawa Timur (925/850mb).

Konvergensi terbentuk memanjang dari Laut Jawa hingga Laut Sumbawa.

Belokan angin terdapat di Sumatera bagian selatan, Kalimantan bagian tengah, Sulawesi bagian tenggara, dan Papua.

Low level jet dengan kecepatan angin diperkirakan mencapai lebih dari 25 knot terdapat di Laut Cina Selatan dan Samudra Pasifik timur Filipina hingga Perairan selatan Filipina.

Berikut beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat:

Halaman
123
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved