Pelaku Penyiraman Novel Baswedan Teriak Pengkhianat, Pengamat Ekspresi Sebut Bukan Kategori Marah

Pelaku penyiram air keras terhadap Novel Baswedan teriak pengkhianat, pengamat ekspresi sebut bukan kategori marah.

Pelaku Penyiraman Novel Baswedan Teriak Pengkhianat, Pengamat Ekspresi Sebut Bukan Kategori Marah
KOMPAS.com CHRISTOFORUS RISTIANTO / TSARINA MAHARANI
Jawaban Polri soal isu pelaku penyerangan Novel Baswedan menyerahkan diri, sebut akan mendalami semua kemungkinan. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan telah berhasil dibekuk pihak kepolisian.

Kedua pelaku diamankan pihak kepolisian pada Kamis 27 Desember 2019 kemarin.

Pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan diketahui berinisial RB dan RM.

Diamankannya kedua pelaku penyerangan Novel Baswedan ini menimbulkan banyak kecurigaan.

Tak sedikit yang merasa ada kejanggalan dari diamankannya dua pelaku penyerangan Novel Baswedan tersebut.

Pelaku penyiram air keras Novel Baswedan ditangkap
Pelaku penyiram air keras Novel Baswedan ditangkap (Kolase TribunNewsmaker - Kompas.com)

Terlebih muncul isu kalau kedua tersangka menyerahkan diri ke polisi.

Selain itu, motif penyerangan terhadap Novel Baswedan juga menuai banyak tanya.

Pelaku sempat berteriak seolah mengisyaratkan dirinya menaruh dendam pada penyidik KPK tersebut.

Pelaku mengaku dirinya tak suka dengan Novel Baswedan lantaran menurutnya si penyidik KPK merupakan seorang pengkhianat.

Seorang pengamat ekspresi pun mencoba menelaah ucapan tersangka yang merupakan anggota Polri tersebut.

HALAMAN SELANJUTNYA =====>

Editor: ninda iswara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved