Banjir di Jakarta

Musim Hujan Diprediksi Hingga Februari 2020, Ini Kata Menteri PUPR Soal Kemungkinan Istana Banjir

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, masuknya luapan air ke Istana bisa terjadi jika pintu Ciliwung lama dibuka

Musim Hujan Diprediksi Hingga Februari 2020, Ini Kata Menteri PUPR Soal Kemungkinan Istana Banjir
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek masih akan berlangsung hingga Februari 2020.

Lantas apakah Istana Kepresidenan, Jakarta, dapat mengalami banjir?

Diketahui, pada 2013 ketika era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), istana kepresidenan pernah mengalaminya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, masuknya luapan air ke Istana bisa terjadi jika pintu Ciliwung lama dibuka karena telah siaga I.

Baca: 22 Ton Garam Disiapkan untuk Distribusikan Hujan Agar Tidak Jatuh di Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

"Jadi kalau Istana, tergantung dibuka tidaknya pintu Cliwung lama, ya. Semuanya sudah ada sistemnya. Kalau ini siaga I, kewenangan Gubernur untuk membuka, ini yang menuju ke Istana," kata Basuki di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

Menurut Basuki, dalam mencegah masuknya air ke Istana, telah disediakan pompa-pompa di beberapa titik sekitaran Istana.

Baca: Menteri Basuki Hadimuljono Sebut Pemerintah Telah Miliki Masterplan Atasi Banjir Jakarta sejak 1873

"Kami sudah siapkan pompa dan kemarin saya cek siap. InsyaAllah di sini tidak akan kebanjiran, kalau hujan saya langsung cek pompa di sini," kata Basuki.

Silang pendapat soal banjir Jakarta

Silang pendapat terjadi antara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penyebab banjir di Jakarta.

Halaman
123
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved