Jokowi Minta RUU Omnibus Law Rampung Paling Lambat Pekan Depan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan menterinya untuk menyelesaikan rancangan undang-Undang Omnibus Law paling lambat pekan depan.

Jokowi Minta RUU Omnibus Law Rampung Paling Lambat Pekan Depan
Instagram @jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan menterinya untuk menyelesaikan rancangan undang-Undang Omnibus Law paling lambat pekan depan.

"Yang berkaitan dengan Omnibus Law dapat diselesaikan pada minggu-minggu ini, paling lambat minggu depan," kata Jokowi saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/1/2020).

Baca: Jadi Menteri Agama di Era SBY & Jokowi, Lukman Hakim Saifuddin Blak-blakan Ungkap Masa-masa Sulitnya

RUU Omnibus Law terdiri atas Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja dan Undang-Undang Perpajakan.

Omnibus Law sebagai langkah mempermudah investor menanamkan modalnya di Indonesia.

Metode ini dapat menggabungkan beberapa aturan yang substansi peraturannya berbeda, menjadi suatu peraturan besar yang berfungsi sebagai payung hukum.

Baca: Jokowi Batal Kunjungi Korban Longsor di Bogor, 6.000 Paket Bantuan Presiden Tetap Didistribusikan

Melalui Omnibus Law pemerintah bisa mempersingkat waktu serta tidak perlu merevisi Undang-Undang yang mempersulit kemudahan berusaha di Indonesia.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved