Laut Natuna Diklaim China

Kapal Asing Masuk Perairan Natuna, Kisah Tokoh Nelayan Natuna Ingin Seperti Vietnam & Tiongkok

Salah satu tokoh nelayan natuna mengungkapkan kisah dan pengalamanya terkait kapal-kapal asing yang masuk ke perairan Natuna

Kapal Asing Masuk Perairan Natuna, Kisah Tokoh Nelayan Natuna Ingin Seperti Vietnam & Tiongkok
Youtube Kompas TV
Salah satu tokoh nelayan natuna mengungkapkan kisah dan pengalamanya terkait kapal-kapal asing yang masuk ke perairan Natuna 

TRIBUNNEWS.COM - Masuknya kapal-kapal asing penangkap ikan ke perairan Natuna menimbulkan permasalahan antar negara.

Bahkan atas kejadian tersebut, Pemerintah melalui aparat TNI telah mengerahkan 600 personel pasukan intensitas operasi rutin dalam pengamanan Laut Natuna.

Dikutip dari tayangan Kompas Petang, Senin (6/1/2020), salah satu tokoh nelayan Natuna, Rodhial Huda mengungkapkan apa yang ia alami selama melaut di laut Natuna.

Rodhial menyebutkan, ketika para nelayan melaut di natuna, ia sesekali mejumpai kapal dari Tiongkok dan Vietnam.

Terkait dengan masuknya kapal-kapal asing tersebut ke perairan Indonesia, Rodhial menyebut nelayan-nelayan asing memanfaatkan kekosongan nelayan dan patroli yang ada.

Nelayan-nelayan asing banyak melihat peluang kekosongan, dan posisi mereka selalu di dekat perbatasan.

"Sesekali kita menemukan kapal dari Tiongkok, sesekali kita menemukan kapal dari Vietnam," kata Rodhial.

"Mereka memanfaatkan kekosongan nelayan dan kekosongan patroli. Jadi mereka seolah-olah selalu standby didekat perbatasan, ketika mereka melihat peluang, mereka kemudian masuk. Dan ketika ada patroli, mereka keluar lagi," ujarnya.

Tangkap Layar YouTube KompasTV Visual Kapal Asing Masuk ke Natuna Tertangkap Kamera Pesawat Patroli Angkatan Laut
Tangkap Layar YouTube KompasTV Visual Kapal Asing Masuk ke Natuna Tertangkap Kamera Pesawat Patroli Angkatan Laut (Tangkap Layar YouTube KompasTV)

Kapal-kapal asing, dikatakan Rodhial banyak terlihat ketika sedang musim utara.

Maksud dari musim utara sendiri adalah musim yang selalu terjadi di akhir tahun dan di awal tahun.

Sama seperti kondisi saat sekarang ini.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Nur Wahid Rizqy
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved