Breaking News:

Komandan Pasukan Elit Iran Tewas

Ketegangan Iran - AS Disebut Tak Berpengaruh Terhadap Keamanan di Indonesia, Ini Penjelasannya

"Kelompok-kelompok yang berasal dari Iran umumnya beraliran Syiah dan mereka umumnya tidak militan seperti kelompok-kelompok Sunni," kata Al Chaidar

twitter.com/ur_khamenei
Komandan Pasukan Quds Iran, Qasel Soleimani (kiri) dan Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (kanan).(twitter.com/ur_khamenei) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan memanasnya hubungan Iran dan Amerika Serikat tidak akan berdampak terhadap situasi keamanan di Indonesia.

Al Chaidar mengatakan kelompok-kelompok Iran yang ada di Indonesia tidak akan melakukan tindakan yang bersifat teror, karena tidak memiliki motif teologis yang kuat.

Baca: Dituduh Ngemis Liburan ke AS Cuma Dibayar Postingan Instagram & Youtube, Atta Halilintar Meradang

Berbeda dengan kelompok Sunni yang memiliki motif teologis yang kuat.

"Kelompok-kelompok yang berasal dari Iran umumnya beraliran Syiah dan mereka umumnya tidak militan seperti kelompok-kelompok Sunni," kata Al Chaidar saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (5/1/2019).

Minta semua pihak menahan diri

Terbunuhnya Jenderal Iran Qassem Soleimani karena serangan rudal Amerika Serikat, Jumat (3/1/2020), memicu kemarahan besar Tehran.

Kabar tersebut kemudian memunculkan perang dunia ketiga sebagai trending topic di media sosial.

Terkait hal itu, Indonesia menyerukan semua pihak menahan diri agar tidak memperburuk situasi yang ada.

Demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun, Minggu (5/1/2019).

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved