Jumat, 29 Agustus 2025

Banjir di Jakarta

UPDATE Korban Banjir di Jabodetabek: 67 Meninggal dan 1 Orang Hilang

BNPB merilis jumlah korban yang meninggal saat terjadi banjir di wilayah Jabodetabek sebanyak 67 orang dan satu korban hilang Senin, (6/1/2020).

Tangkap Layar Laman BNPB
Tangkap Layar Laman BNPB UPDATE Banjir dan Longsor : Korban Meninggal Bertambah, Menjadi 67 Orang dan Satu Hilang. 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) merilis jumlah korban yang meninggal saat terjadi banjir di wilayah Jabodetabek, Senin (6/1/2020)

Jumlah korban meninggal bertambah tujuh orang, yang semula 60 orang menjadi 67 orang per 6 Januari 2020. 

Korban yang bertambah itu terdiri dari lima orang yang berada di Kota Tangerang dan satu orang meninggal di pengungsian Kabupaten Bogor.

Sedangkan, korban yang hilang atas nama Muhadi (35/L) Kabupaten Lebak. 

Berbagai penyebab dari korban meninggal, antara lain terseret arus banjir, tertimbun longsor, tersengat listrik, dan hipotermia.

Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara.
Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara. (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB genangan air masih ada di beberapa wilayah.

Misalnya Kabupaten Bekasi 20-30 cm, Kota Bekasi 20-60 cm, Kabupaten Bogor 20-30 cm dan Jakarta Barat 20-150 cm.

Kemudian, titik pengungsian terdapat di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Bekasi 3 titik, Kota Bekasi 75 titik, Kabupaten Bogor 27 titik, dan Kota Tangerang Selatan 1 titik.

Selanjutnya, Jakarta Timur 1 titik, Jakarta Barat 5 titik, Jakarta Selatan 1 titik, Jakarta Utara 1 titik, Kabupaten Lebak 8 titik dan Kota Depok 6 titik.

Sedangkan jumlah pengungsi mengalami penambahan sebesar 917 jiwa menjadi 36.419 jiwa.

Diperkirakan hujan deras akan berlangsung sampai 10 Januari 2020.

Masyarakat dihimbau agar segera berpindah ke tempat yang lebih aman agar tidak timbul korban lebih banyak lagi.

“Utamakan keselamatan jiwa terlebih dahulu dibanding harta”, kata Kepala BMKG , Dwikorita Karnawati dikutip Tribunnews dari Bnpb.go.id.

Ayah mengajaka anaknya cari ikan di depan rumah ketika banjir melanda perumahan Greenville, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (5/1/2020).
Ayah mengajaka anaknya cari ikan di depan rumah ketika banjir melanda perumahan Greenville, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (5/1/2020). (Tribunnews.com/ Mafani Fidesya Hutauruk)

Berikut korban yang sebelumnya dinyatakan hilang telah diketemukan oleh Tim SAR Gabungan dan dinyatakan meninggal di Kabupaten Lebak, antara lain :

1. Aceng Ismail (52/L) Kota Tangerang

2. Nining (75/P) Kota Tangerang 

3. Rosdiana (60/P) Kota Tangerang

4. Fatir (14/L) Kota Tangerang

5. John Andreas (14/L) Kota Tangerang

6. Emah (65/P) Kabupaten Bogor

7. Rizki (7/L) Kabupaten Lebak

Berikut nomor telepon darurat yang bisa dihubungi ketika menghadapi banjir:

1. Call Center SAR Jakarta 021 - 5501512 dan 021 - 55051111, 021 - 5507976

2. 021 - 6344215 (Jakarta Pusat)

3. 021 - 43931063 (Jakarta Utara)

4. 021 - 5682284 (Jakarta Barat)

5. 021 - 7515054 (Jakarta Selatan)

6. 021 - 85904904 (Jakarta Timur)

Puluhan mobil milik warga di perumahan elite Greenville, Tanjung Duren, Jakarta Barat, terdampak banjir.
Puluhan mobil milik warga di perumahan elite Greenville, Tanjung Duren, Jakarta Barat, terdampak banjir. (Tribunnews.com/ Glery Lazuardi)

Berikut nomor telepon bantuan evakuasi :

Bantuan Evakuasi Bagi warga yang mengalami banjir juga bisa mengadukan ke Nomor Telepon Penting : 021 345 9444 dan SMS center : 085880001949

Posko Korban Banjir Pemerintah DKI :

- Posko Banjir Global Rescue Network/Arus Liar

Telp : 8355885, 99462699

- Posko Banjir Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma

Telp : 8019210, 8019211

- Posko Banjir Komando Armada Barat TNI AL

Telp : 4243000

- Posko SAR DKI Jakarta

Telp : 34835118

- Posko Banjir DKI Jaya

Telp : 021-8196945 / 819730

Sementara itu, bagi anda yang memerlukan perahu karet untuk evakuasi bisa menghubungi 021 - 3901575.

(Tribunnews.com/Suci Bangun Dwi Setyaningsih, Kompas.com/Audia Natasha Putri)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan