Banjir Jakarta

Korban Banjir yang Rumahnya Belum Layak Huni Dapat ''Uang Tunggu'' Rp 500 Ribu Per Bulan

Bantuan ini akan diberikan per bulan sebesar Rp 500 ribu untuk setiap kepala keluarga (KK).

Korban Banjir yang Rumahnya Belum Layak Huni Dapat ''Uang Tunggu'' Rp 500 Ribu Per Bulan
Wartakota/henry lopulalan
Warga korban banjir sedang memilih pakaian layak pakai hasil sumbangan warga masyarakat, Cipinang Melayu, Kampung Makasar, Jakarta Timur, minggu (5/1/2020). Banyak antara mereka tidak mempunyai pakaian ganti atau pakai bersi setelah banjir surut di rumah mereka. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui BNPB bakal menyalurkan bantuan berupa uang tunggu kepada korban banjir yang rumahnya belum layak huni.

Bantuan ini akan diberikan per bulan sebesar Rp 500 ribu untuk setiap kepala keluarga (KK).

"Kalau rumahnya tidak layak ditempati supaya dia tinggal di familinya dan BNPB akan memberikan dana tunggu sampai rumahnya bisa dihuni per bulan 500 ribu per KK," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020).

Muhadjir mengungkapkan beberapa kementerian terkait juga telah memberikan bantuan kepada para korban banjir.

Kementerian Sosial telah menggelontorkan dana sebesar Rp 7,9 miliar.

Sementara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan bantuan berupa alat belajar.

Meski begitu, Muhadjir mengaku belum memiliki jumlah pasti anggaran yang diberikan kepada para korban banjir.

Baca: Di Posko Pengadegan, Mendagri Tito Serahkan Dokumen ke Warga Korban Banjir

"Secara akumulasi belum kita hitung, karena masing-masing kementerian dan lembaga mengeluarkan bantuan, baik yang sifatnya finansial maupun non finansial kita belum punya hitungan," pungkas Muhadjir.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved