Laut Natuna Diklaim China

Jokowi Sebut Tak Ada Tawar Menawar soal Natuna, Sekjen Gerindra: Sepakat 1.000 Persen

Muzani mengatakan semua persoalan tetap harus diselesaikan melalui cara diplomasi, terutama masalah internasional seperti Natuna.

Jokowi Sebut Tak Ada Tawar Menawar soal Natuna, Sekjen Gerindra: Sepakat 1.000 Persen
Vincentius Jyestha
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan pihaknya sepakat dengan ucapan Presiden Joko Widodo bahwa tak ada tawar menawar soal masalah Natuna.

Namun, Muzani mengatakan semua persoalan tetap harus diselesaikan melalui cara diplomasi, terutama masalah internasional seperti Natuna.

"Sepakat 1.000 persen. Tidak ada tawar menawar dalam upaya diplomasi menjaga kedaulatan bangsa, baik laut, darat dan udara," ujar Muzani, di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020).

Baca: Tanggapan Para Menteri Jokowi Soal Perairan Natuna Dimasuki Kapal China, Prabowo hingga Mahfud MD

Baca: Soal Natuna, Sikap Prabowo Dinilai Kalah Tegas dengan Menlu, Begini Jawaban Jubir Menhan

Muzani menilai kedatangan Jokowi ke Natuna pun untuk memberi penguatan dan semangat kepada masyarakat.

Di sisi lain, kedatangan Jokowi membuktikan pemerintahan pusat memberi perhatian besar terhadap masalah tersebut.

"Itu juga memberi pesan bahwa kita mengedepankan diplomasi dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi," kata dia.

Muzani mengingatkan untuk tak menghadapi masalah dengan reaktif, karena hanya akan membawa masalah baru dan belum tentu duduk persoalannya yang didengar itu benar.

Oleh karenanya, Muzani menegaskan pemerintah harus waspada seraya mengedepankan sikap diplomasi terkait masalah Natuna.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved