Fakta Kunjungan Presiden Jokowi ke Natuna, Beri Sertifikat Tanah ke Warga, Masuk Teritorial NKRI

Presiden Jokowi kunjungi Natuna, berikut deretan faktanya. Masuk teritorial NKRI hingga beri sertifikat tanah ke warga.

Fakta Kunjungan Presiden Jokowi ke Natuna, Beri Sertifikat Tanah ke Warga, Masuk Teritorial NKRI
Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden meninjau KRI Usman Harun 359 dan KRI Karel Satsuit Tubun 356 di Pangkalan Angkatan Laut Terpadu Selat Lampa. 

TRIBUNNEWS.COM - Polemik Laut Natuna turut menjadi perbincangan hangat di negeri ini.

Sengketa soal Laut Natuna, Kepulauan Riau, ini membuat hubungan bilateral antara China dan Indonesia memanas.

Hal ini lantaran sejumlah kapal China diketahui melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Indonesia.

Tak hanya kapal nelayan, kapal milik Coast Guard China bahkan tampak mendampingi kapal-kapal pencari ikan.

Mereka berlayar di atas wilayah perairan Natuna yang masih masuk dalam teritorial Indonesia.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kedaulatan tidak bisa lagi ditawar-tawar, hal ini diungkapkan beliau saat meninjau kekuatan TNI yang melakukan penjagaan di wilayah Natuna
Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kedaulatan tidak bisa lagi ditawar-tawar, hal ini diungkapkan beliau saat meninjau kekuatan TNI yang melakukan penjagaan di wilayah Natuna (DOK RAMAYULIS PILIANG)

Indonesia pun melayangkan surat protesnya pada Pemerintah China di Beijing.

Akan tetapi, kapal-kapal milik China masih saja beraktivitas di Perairan Natuna yang juga diklaim sebagai milik mereka.

Menindaklanjuti sengketa yang terjadi, Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Natuna, Kepulauan Riau.

Dalam kunjungannya, presiden didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Tiba di Kabupaten Natuna, Jokowi langsung menuju Pelabuhan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SPKT) Selat Lampa untuk bertemu dengan nelayan.

HALAMAN SELANJUTNYA ======>

Editor: ninda iswara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved