KemenLHK Harapkan Indonesia Perkuat Tim Negosiator untuk Konferensi Perubahan Iklim

"Saran saya untuk penyelanggaraan COP tahun ini adalah kita harus memperkuat tim negosiasi," ucap Ruandha

Laporan wartawan Tribunnews.com, Mafani Fidesya Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (Kemen LHK) Republik Indonesia menggelar diskusi Pojok Iklim di Ruang Rapat Utama kantor Kemen LHK RI, Jakarta, Rabu, (08/1/2020).

Direktur Jendral (Dirjen) Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian LHK Ruandha Suhardiman menyampaikan sarannya agar Indonesia semakin baik dalam penyelenggaraan Konferensi Perubahan Iklim atau COP selanjutnya.

Baca: Video ART Bekap dan Ikat Anak Majikan Viral di Media Sosial, Ini Penjelasan Polisi

"Saran saya untuk penyelanggaraan COP tahun ini adalah kita harus memperkuat tim negosiasi," ucap Ruandha.

Dia menyampaikan cara untuk dapat memperkuat tim negosiasi di (COP).

"Kita bisa memulai dengan cara membuat tim negosiasi tetap. Negosiator ini sebaiknya ada regenerasi, jadi yang senior nanti jadi penasihat, ada tingkatannya," ucapnya.

Ia mengatakan sebelum berangkat ke COP selanjutnya di bulan Agustus tahun ini, tim negosiator sudah kuat.

"Semoga di penyelenggaraan COP selanjutnya, kita semakin kuat dalam negosiasi," ucapnya.

Bahkan ia mengharapkan siswa SMA maupun Mahasiswa sudah dapat dididik sedini mungkin untuk menjadi seorang negosiator.

Langkah selanjutnya, Ruandha berharap dapat membuat konferensi COP versi kecil sebagai wadah berlatih.

Baca: Gedung Ambruk di Palmerah Usianya Sudah 25 Tahun, Adanya Pelapukan di Struktur Beton

"Mahasiswa dan siswa SMA bisa membuat semacam mini cop, mereka bisa bertindak seperti negosiator. Membahas simulasi agar paham proses negosiasi seterusnya," ucapnya.

Generasi muda menurutnya penting mengetahui terkait penguasaan informasi maupun konten dalam negosiasi itu.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved