Breaking News:

Kemensos: 19.081 Korban Banjir Masih Mengungsi

Kementerian Sosial mencatat hingga kini masih ada puluhan ribu warga yang mengungsi akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Tribunnews/JEPRIMA
ILUSTRASI: Sejumlah warga korban banjir saat mengungsi di sepanjang jalur kereta api di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (3/1/2019) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Sosial mencatat hingga kini masih ada puluhan ribu warga yang mengungsi akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Pengungsi tersebut berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Banten.

"Tercatat ada 19.081 per 9 Januari," ujar Direktur Jenderal Perlindungan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat di di Gedung Cawang Kencana, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020).

Harry mengungkapkan pengungsi terbanyak terdapat di Jawa Barat yakni sebanyak 14.113, disusul Banten sebanyak 5.139, dan DKI Jakarta sebanyak 549 orang. Pengungsi tercatat paling banyak berada di Kabupaten Bogor dan Lebak.

Harry mengungkapkan pengungsi di Jakarta kebanyakan hanya mendatangi posko pengungsian di malam hari untuk tidur. Sementara di siang hari, para pengungsi kembali ke rumahnya.

"Di Universitas Borobudur (posko pengungsian di Jakarta Timur) sudah kosong di siang hari. Hanya saja, kalau cuaca buruk atau ada hujan besar, mereka baru ke sana," ucap Harry.

Seperti diketahui, Kemensos membuka Posko Induk untuk menampung bantuan bagi korban banjir di Gedung Cawang Kencana, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji, pakaian, kasur, hingga perlengkapan bayi dan perempuan.

Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dapat langsung memberikan kepada Posko Induk Gedung Kencana Kemensos di Jalan Mayjen Sutoyo, Kramat Jati, Jakarta Timur, atau menghubungi call center 15000299.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved