3 Kapal Perang Dikerahkan Usir Kapal Ikan China di Perairan Natuna, TNI: Agak Bandel

Pendekatan persuasif mulai dilakukan oleh pihak Indonesia untuk mengusir kapal ikan asing (KIA) di perairan Natuna.

3 Kapal Perang Dikerahkan Usir Kapal Ikan China di Perairan Natuna, TNI: Agak Bandel
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Sejak melaksanakan gelar operasi pengamanan di wilayah Laut Natuna Utara beberapa waktu lalu akibat dari pelanggaran wilayah oleh kapal-kapal ikan asing, Panglima Komando Gabungan Wilayah I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudho Margono, S.E., M.M., kembali melakukan pemantauan lewat udara wilayah perairan Laut Natuna Utara dan sekitar, Jumat (10/1/2020). Dengan menggunakan pesawat Intai Maritim Boeing 737 AI-7301 TNI AU dari Skadron 5 Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin Makassar, Pangkogabwilhan I masih memantau melalui udara, sekitar 30 kapal ikan asing yang masih berada di perairan Indonesia wilayah Laut Natuna Utara. TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

TRIBUNNEWS.COM - Pendekatan persuasif mulai dilakukan oleh pihak Indonesia untuk mengusir kapal ikan asing (KIA) di perairan Natuna.

TNI mengerahkan 3 kapal perang miliknya dalam operasi tersebut.

Aksi pengusiran merupakan reaksi dari pihak China yang secara terang-terangan mewujudkan klaim atas perairan Natuna bagian utara.

Klaim tersebut ditunjukkan dengan masuknya kapal ikan asing (KIA) ke dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Masuknya KIA dalam ZEE berarti keberadaan kapal asing China melaut dalam radius 200 mil laut dari bibir pantai Natuna.

Dengan jarak demikian, perairan yang 'diduduki' oleh KIA China masih menjadi wilayah kedaulatan Indonesia.

Tak tanggung, KIA tersebut datang ke Natuna dikawal oleh kapal Coast Guard atau kapal penjaga pantai milik China.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved