Ketika Korban Penggusuran Tamansari Bandung Menangis Di Hadapan Komisioner Komnas HAM

Enjo warga Tamansari Bandung tak kuasa menahan tangis saat bertemu Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam.

Ketika Korban Penggusuran Tamansari Bandung Menangis Di Hadapan Komisioner Komnas HAM
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Massa aksi dari Aliansi Rakyat Anti Penggusuran (ARAP) bersama warga Tamansari Bandung menggelar aksi di depan kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020). 

"Iya (pelanggaran HAM,red), kalau kita lihat rekaman dari media," kata Choirul Anam.

Ia pun mendapat cerita dari seorang warga Tamansari yang mendapat perlakuan kekerasan.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam usai menerima korban penggusuran Tamansari di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam usai menerima korban penggusuran Tamansari di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020). (Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda)

Bahkan, korban sempat memdapat pemukulan saat berada di dalam mobil ambulans.

Baca: Korban Tamansari Minta Komnas HAM Cabut Penghargaan Kota Bandung Ramah HAM

Menurutnya, jika hal tersebut benar-benat terjadi, bisa menjadi satu bukti kuat adanya pelanggaran HAM di Tamansari.

"Lepas dari itu, keterangan tadi itu orang sudah ditahan ditangkap dimasukan ke ambulans dan masih dipukuli itu dalam banyak konteks tak terbantahkan pelanggaran HAM," ucapnya.

Pihaknya pun berjanji akan menindaklanjuti aduan warga korban penggusuran Tamansari terkait dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan aparat.

Namun, Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam meminta korban atau LBH Bandung untuk melengkapi berkas sebagai persyaratan pengaduan.

"Kelengkapannya ada beberapa hal yang kami butuhkan memang tadi ketika kami tanyakan belum. Semakin lengkap semakin bagus," kata Choirul.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved