KLHK Akan Lakukan Penanganan Holistik Bencana Ekologis Tahun 2020 Secara Terpadu

Bambang Hendroyono mengatakan KLHK sudah melakukan peninjauan lapangan di beberapa lokasi khususnya di Bogor dan Lebak.

Larasati Dyah Utami
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengadakan sosialisasi penanganan pasca banjir dan tanah longsor, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengadakan sosialisasi penanganan pasca banjir dan tanah longsor, Rabu (15/1/2020).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KLHK, Bambang Hendroyono mengatakan KLHK sudah melakukan peninjauan lapangan di beberapa lokasi khususnya di Bogor dan Lebak.

"Kami di KLHK juga sudah melakukan langkah-langkah dan yang paling penting kami sudah melakukan peninjauan lapangan di beberapa lokasi khususnya di Bogor dan Lebak," ujarnya di kantor LHK, Jakarta.

Bambang berujar, Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar mendapatkan tugas khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pemulihan lingkungan.

Baca: Menikmati Sejuknya Danau Situ Gede, Tempat Wisata di Bogor untuk Liburan Akhir Pekan

Untuk itu, menurutnya diperlukan langkah yang tepat untuk memulihkan ekosistem secara keseluruhan.

"Ibu Menteri telah mendapatkan tugas untuk secara tepat melakukan langkah-langkah yaitu memulihkan ekosistem secara keseluruhan," ujarnya.

Dari tinjauan lapangan tersebut, bahwa memang ditemukan bukan sebatas banjir dan tanah longsor.

Sekiranya ditemukan 7 desa di 2 Kecamatan di Kabupaten Lebak serta 6 Desa di 2 kecamatan di Kabupaten Bogor yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Baca: Kinerjanya Disorot, Anies Baswedan Punya Harta Kekayaan Rp 7,6 Miliar dan Utang Rp 5,4 Miliar

Sejumlah desa tersebut diterangkan ada di dalam dan sekitar wilayah Kesatuan dan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Gunung Halimun Salak.

"KLHK sebagai kementerian yang terkait pengendalian linkungan hidup dan kehutanan ingin melakukan terobosan untuk melakukan penanganan secara holistik, yang kita sebut bencana ekologis 2020," ujar Bambang.

Dalam implementasinya, penanganan holistik bencana ekologis tahun 2020 akan dilakukan secara integrasi, bersinergi TNI, Polri maupun masyarakat.

Baca: Dewi Tanjung Minta Anies Mundur Sebagai Gubernur, Begini Reaksinya Disebut Norak oleh Fahira Idris

KLHK sendiri akan membentuk tim yang melibatkan hampir 6 Dirjen, yang diketuai Sekjen LHK Bambang Hendroyono.

Sedangkan Menteri, Siti Nurbaya dan wakil menteri LHK, Alue Dohong sebagai pengarahnya.

"Mulai saat ini kita bekerja secara terpadu dan memang pendekatan penanganan secara holistik ini meliputi lanskap penataan bentang alam yang menjadi poin utama," ujar Bambang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved