Breaking News:

Peneliti ICW Sebut Ada Tren Jual Beli PAW, Singgung Kasus Serupa yang Melibatkan Mulan Jameela

Donal Fariz menyinggung artis sekaligus anggota DPR fraksi Gerindra, Mulan Jameela dalam kasus pergantian antar waktu (PAW).

YouTube Indonesia Lawyers Club
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz (Tangkap Layar YouTube Indonesia Lawyers Club). 

TRIBUNNEWS.COM - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz menyinggung artis sekaligus anggota DPR fraksi Gerindra, Mulan Jameela dalam kasus pergantian antar waktu (PAW).

Belakangan kasus PAW yang melibatkan politisi PDI Perjuangan, Harun Masiku memang tengah ramai menjadi perbincangan publik.

Harun Masiku diduga menyuap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan untuk mengutak-atik kursi anggota DPR Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan I.

Donal menyebut, kasus jual beli PAW termasuk dalam tindakan kejahatan korupsi dan kejahatan demokrasi.

Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz
Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz (Chaerul Umam/Tribunnews.com)

Pernyataan tersebut disampaikan Donal dalam tayangan yang diunggah di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (14/1/2020).

"Karena sekali lagi kejahatan korupsi tidak pernah punya satu variabel. Dia akan selalu punya dua variabel," ujar Donal.

Setelah ia berdiskusi dengan kawan-kawannya yang merupakan penggiat pemilu, Donal menuturkan memang ada tren.

Tren baru yang dimaksud Donal tersebut ialah tren dalam konteks demokrasi di Indonesia.

"Konteks kontestasi pemilu legislatif khususnya, ada tren untuk melakukan PAW."

"Ada tren juga untuk melakukan pemecatan kader partai," ungkap Donal.

Halaman
123
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved