Demokrat akan Prakarsai Pembentukan Pansus Jiwasraya

Anggota Fraksi Demokrat Benny K Harman mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mematangkan rencana pembentukan Pansus.

Demokrat akan Prakarsai Pembentukan Pansus Jiwasraya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Direktur PT Pan Arcadia Asset Management Irawan Gunari berada di kendaraannya usai menjalani pemeriksaan di gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Irawan Gunari diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Demokrat akan mendorong pembentukan Pansus (panitia khusus) angket Jiwasraya di DPR RI.

Anggota Fraksi Demokrat Benny K Harman mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mematangkan rencana pembentukan Pansus.

"Kita sedang menyiapkan untuk mengambil prakarsa pembentukan, mengajukan penggunaan hak angket bisa di Pansus. Demokrat sedang mematangkan wacana untuk membentuk pansus angket Jiwasraya," kata Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (16/1/2020).

Baca: Komisi III DPR Berhati-hati Sikapi Kasus Jiwasraya

Benny mempersilahkan bila ada Komisi yang ingin membentuk Panitia Kerja untuk mengevaluasi skandal Jiwasraya. Hanya saja Demokrat ingin evaluasi atau pengawasan penanganan skandal Jiwasraya dilakukan melalui Pansus.

Pasalnya kata Benny masalah Jiwasraya merupakan kejahatan sistemik. Selain itu melibatkan tokoh yang berada di lingkaran kekuasaan.

Baca: OTT Komisioner KPU, Politisi Partai Demokrat : Andaikan Undang-Undang KPK Tidak Direvisi

"Ini kasus kejahatan yang sistemik struktur kasus ini, sistemik efeknya juga sistemik juga melibatkan sejumlah tokoh yang berada di lingkaran kekuasaan. karena ini apabila kasusnya hanya di tingkat panja tidak cukup," katanya.

Penanganan yang dilakukan kejaksaan Agung juga menurut Benny tidaklah cukup. Secara ketatanegaraan Kejaksaan berada di bawah presiden. Sementara itu kasus Jiwasraya menyeret sejumlah orang yang berada di lingkaran presiden.

Baca: Gerindra Kaji Pembentukan Panja atau Pansus Jiwasraya

"Kalau hanya ditangani kejaksaan tentu tidak efektif karena kejaksaan di bawah presiden. kasus Jiwasraya ini kalau kita melihat orang-orangnya pernah ada yang diangkat menjadi orang penting di lingkaran istana," tuturnya.

Benny yang merupakan anggota Komisi III itu menegaskan bahwa tujuan pembentukan Pansus bukan untuk menjatuhkan presiden. Melainkan agar terciptanya pemerintahan yang bersih.

Baca: Kejagung Kembali Sita Kendaraan Mewah Milik Tersangka Kasus Jiwasraya

"Bukan untuk menjatuhkan pemerintah tapi kita mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo. itu poinnya," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved