Jokowi Bakal Acungkan 2 Jempol ke DPR Jika RUU Omnibus Law Disahkan dalam 100 Hari

"Saya akan angkat jempol, dua jempol kalau DPR bisa selesaikan (RUU Omnibus Law) dalam 100 hari," ujar Jokowi.

Jokowi Bakal Acungkan 2 Jempol ke DPR Jika RUU Omnibus Law Disahkan dalam 100 Hari
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo menghadiri acara pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2019-2022 di Jakarta, Rabu (15/1/2020). Pelantikan BPP HIPMI periode 2019-2022 mengusung tema peningkatan kualitas SDM pengusaha muda indonesia dalam menyambut era bonus demografi. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mengacungkan dua jempol atau tanda luar biasa, jika DPR mampu menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law maksimal 100 hari.

"Saya akan angkat jempol, dua jempol kalau DPR bisa selesaikan (RUU Omnibus Law) dalam 100 hari," ujar Jokowi dalam acara pertemuan tahunan industri jasa keuangan di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Menurut Jokowi, pemerintah saat ini sedang finalisasi draf RUU Omnibus Law atau aturan yang dapat merevisi sekaligus beberapa undang-undang dan segera diajukan ke DPR.

"Minggu depan akan kita serahkan kepada DPR secara resmi. Kalau ini selesai, kita akan menginjak tahapan berikutnya, karena ini ada urusan sama cipta lapangan kerja, perpajakan," tutur Jokowi.

Baca: Soal Draf RUU Omnibus Law, Jokowi Minta Naskah Selesai Minggu Ini dan Libatkan Rakyat

Jokowi menjelaskan, setelah RUU Omnibus Law disahkan oleh DPR, maka dinyakini persoalan defisit transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan yang dialami Indonesia bertahun-tahun, dapat diselesaikan.

"Problemnya masih banyak sekarang, aturan yang menghambat, baik undang-undang, peraturan pemerintah, di tingkat pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, kota. Ini meruwetkan kita semua," ujar Jokowi.

"Oleh karena itu, minggu depan kami ajukan ke DPR namanya Omnibus Law. Ada 79 undang-undang yang kita revisi sekaligus, di dalamnya ada 1.244 pasal yang akan direvisi," sambung Jokowi.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved