Diperdaya Seorang Nelayan, Pengusaha Ini Mengaku Menyesal Suap Gubernur Nonaktif Kepri

Dia mengaku terpedaya oleh ajakan Johanes Kodrat, nelayan, untuk mengurus Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang Laut

Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Edy Sofyan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau pada saat menjalani pemeriksaan terdakwa di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (17/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengusaha Kock Meng menyesal telah menyuap Gubernur nonaktif Kepulauan Riau, Nurdin Basirun.

Dia mengaku terpedaya oleh ajakan Johanes Kodrat, nelayan, untuk mengurus Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang Laut.

"Saya menyesal. Johanes sudah tipu saya. Saya sangat terpedaya Johanes. Johanes bilang, dia mau bantu urus izin," kata Kock Meng, saat menjalani pemeriksaan terdakwa di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Jika, mengacu pada surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi, Kock Meng didakwa memberikan uang senilai Rp 45 Juta dan 11 ribu Dollar Singapura kepada Nurdin Basirun.

Uang diberikan melalui Edy Sofyan, Kepala Dinas Kelautan Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau dan Budy Hartono, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau.

Upaya pemberian suap itu agar Nurdin menandatangani Surat Izin Prinsip Pemanfaatan Laut Nomor: 120/0796/DKP/SET tanggal 07 Mei 2019 tentang permohonan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang Laut di lokasi lahan laut Piayu Laut, Piayu Batam atas nama pemohon Kock Meng seluas 6,2 Ha.

Surat Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang Laut Nomor: 120/0945/DKP/SET tanggal 31 Mei 2019 tentang permohonan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang Laut di Pelabuhan Seijantung Jembatan Lima Atas nama pemohon Abu Bakar seluas 10,2 Ha.

Dan memasukan kedua Izin Prinsip tersebut ke dalam daftar Rencana Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Pantai dan Pulau-Pulau Kecil (Perda RZWP3K).

"Johanes memanfaatkan uang saya. Saya kena tipu tiga kali. Diambil Rp 700 juta semua," kata dia.

Halaman
12
Berita Populer
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved