Anggaran Speaker Pemprov DKI

Setelah Heboh Anggaran Lem Aibon, Pemprov DKI Anggarkan 4 Miliar untuk Toa Banjir, Untuk Apa?

Beberapa waktu lalu heboh anggaran lem aibon dengan anggaran 83 miliar, kini Pemprov DKI buat heboh dengan kabar anggaran toa untuk banjir

Setelah Heboh Anggaran Lem Aibon, Pemprov DKI Anggarkan 4 Miliar untuk Toa Banjir, Untuk Apa?
Tangkap Layar YouTube KompasTV
Tangkap Layar YouTube KompasTV Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan pihak kelurahan, untuk berkeliling memberikan peringatan dini terjadinya banjir kepada masyarakat menggunakan pengeras suara dan sirine. 

TRIBUNNEWS.COM  - Anggaran lem aibon pada bulan Oktober 2019 lalu menjadi heboh.

Kini, masyarakat kembali dihebohkan dengan anggaran toa untuk banjir.

Kabar berhembus jika anggaran toa tersebut mencapai 4 miliar.

Beberapa waktu lalu heboh anggaran lem aibon dengan anggaran 83 miliar, kini Pemprov DKI buat heboh dengan kabar anggaran toa untuk banjir.

Kondisi Jalan Soekarno Hatta yang terendam banjir. Puluhan motor mogok sampai bikin macet.
Kondisi Jalan Soekarno Hatta yang terendam banjir. Puluhan motor mogok sampai bikin macet. (TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA)

Publik kembali dikagetkan dengan munculnya anggaran yang menuai pro dan kontra.

Sebelumnya, pada bulan Oktober 2019 lalu, publik dibuat heboh dengan pemberitaan anggaran Pemprov DKI Jakarta.

Hal tersebut bermula dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menemukan rencana anggaran di situs KUA-PPAS 2020.

Dalam rencana anggaran tersebut, pengadaan lem aibon tersebut mencapai 82 miliar.

Tentu saja anggaran tersebut menuai reaksi keras dari masyarakat.

Bahkan, kata 'lem aibon' sampai menjadi trending topic di berbagai media sosial.

Halaman 2 ====>

Editor: Talitha Desena Darenti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved