Pemindahan Ibu Kota Negara

MenPAN-RB Bakal Tarik ASN Provinsi Kaltim Bekerja di Kementerian/Lembaga

Tjahjo menjelaskan, jumlah ASN di kementerian maupun lembaga di Jakarta sekitar 118 ribu orang dan yang akan pensiun pada 2023 sampai 2024

MenPAN-RB Bakal Tarik ASN Provinsi Kaltim Bekerja di Kementerian/Lembaga
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo akan menarik aparatur sipil negara di Provinsi Kalimantan Timur, untuk bekerja di kementerian/lembaga nasional.

Hal tersebut dilakukan Tjahjo seiring ibu kota negara akan pindah dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada 2024.

Tjahjo menjelaskan, jumlah ASN di kementerian maupun lembaga di Jakarta sekitar 118 ribu orang dan yang akan pensiun pada 2023 sampai 2024 sebanyak 16 persen sampai 17 persen, atau sekitar 20 ribu ASN.

Baca: BKN Siap Bantu Pengubahan Status Pegawai KPK Menjadi ASN

"Yang pensiun kan tidak ikut pindah pada 2024 dan jumlah ASN menjadi kurang. Nanti kekurangannya bisa diambil dari ASN baru dan ambil ASN yang ada di Kalimantan Timur," ujar Tjahjo di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Menurut Tjahjo, ASN Provinsi Kaltim yang akan ditarik ke kementerian maupun lembaga, pasti menjalankan tes terlebih dahulu terkait kompetensi dan lain-lainnya.

"Kami ambil sesuai dengan kompetensinya, mungkin yang ahli IT (teknologi informasi), dan ahli-ahli lainnya," tutur Tjahjo.

Baca: Pembangunan Ibu Kota Baru, Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Skema Pinjaman

Politisi PDIP itu menyebut, kementerian dan lembaga di tingkat pusat saat ini sedang melakukan pengecekan secara pasti jumlah ASN yang pasti dipindahkan ke ibu kota batu di Kalimantan Timur.

"Tahun ini sih bisa (selesai) karena yang seleksi, yang tahu masing-masing sekretaris jenderal dan sekretaris menteri kementerian/lembaga," ucap Tjahjo.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved