Megawati Ulang Tahun

HUT Megawati, Kader PDI Perjuangan Siapkan Gerakan Mencintai Bumi

Kader PDI Perjuangan Canangkan Gerakan Menanam Pohon Ekspresi Mencintai Bumi Sebagai Kado Istimewa Ultah Megawati

HUT Megawati, Kader PDI Perjuangan Siapkan Gerakan Mencintai Bumi
TRIBUN/HO
Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi Partai Prananda Prabowo mendampingi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menghadiri penutupan Rakernas I 2020 di Jakarta, Minggu (12/1/2020). Prananda Prabowo telah mengkaji dan merumuskan tema dan materi atas arahan Ibu Ketua Umum, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Steering Committee Rakernas. Rekomendasi-rekomendasi yang telah diputuskan dalam Rakernas, wajib dijalankan oleh Tiga Pilar Partai (Struktur, Legislatif dan Eksekutif) di semua tingkatan, serta wajib ditindaklanjuti dalam Rapat Kerja Daerah dan Rapat Kerja Cabang. Di dalamnya termasuk pula Pembangunan Lima Prioritas Industri Nasional untuk mewujudkan Indonesia berdikari yang PDI Perjuangan perjuangkan, terdiri dari Industri Sandang, Pangan, Papan (khususnya Industri Pangan), Industri Kesehatan, Farmasi, dan Obat-obatan Tradisional, Industri Bahan Baku Industri, Industri Energi (khususnya Energi Baru dan Terbarukan), dan Industri Pariwisata. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seluruh anggota dan kader PDI Perjuangan memberikan kado bagi Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri yang hari ini merayakan ulang tahun ke-73.

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dalam keterangan pers, Kamis (23/1/2020), mengatakan kado istimewa itu berupa gerakan mencintai bumi.

“Gerakan menanam pohon, menjaga sungai agar bebas dari sampah, menjaga sumber mata air kehidupan, dan merawat lingkungan hidup agar semakin asri adalah hadiah istiwema bagi Ibu Megawati Soekarnoputri. Gerakan mencintai bumi ini bersifat wajib bagi anggota dan kader PDI Perjuangan sebagai bentuk dedikasi bagi Ibu Megawati yang begitu mencintai tanaman. Jadi politik itu sederhana. Politik itu bukan ramai di media. Politik itu karya bagi kehidupan dan masa depan,” kata Hasto.

Hasto pun menceritakan pengalamannya ketika menemani Megawati di salah satu kebun tanamannya di Bogor.

“Ada sebuah pohon langka yang dahannya patah, dengan penuh rasa sayang, Ibu Megawati merawat pohon itu, dan dengan cekatan membuat semacam gibs untuk menyambung dahan yang patah itu. Semua dilakukan dalam hening, penuh kontemplasi. Ia punya hak hidup kata Ibu Mega kepada saya," ujar Hasto.

“Apa yang dilakukan oleh Ibu Mega adalah menghadirkan wajah politik pada esensi mencintai dan merawat kehidupan. Hal inilah yang menjadi salah satu kekuatan Beliau mengapa mampu menghadapi berbagai ujian dan terpaan gelombang politik,” tambahnya.

Puncak gerakan mencintai bumi tersebut akan dilakukan di Jawa Barat, dangan melakukan penghijauan di lahan kritis sepanjang Sungai Citarum, Jawa Barat pada tanggal 2 Februari 2020 sebagai kado istimewa bagi Megawati Soekarnoputri.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved